Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kades Bulu Transaksi Mobil dengan Wanita Berujung Penganiayaan, Akhirnya Saling Lapor Polisi

Agus Faiz Musleh • Rabu, 14 Februari 2024 | 14:20 WIB

 

KLARIFIKASI: Dimas (berpeci) saat memperlihatkan bukti pelaporan penganiayaannya oleh Yofie yang menuding berselingkuh dengan Jesicca Armelia (inset). 
KLARIFIKASI: Dimas (berpeci) saat memperlihatkan bukti pelaporan penganiayaannya oleh Yofie yang menuding berselingkuh dengan Jesicca Armelia (inset). 

KRAKSAAN, Radar Bromo - Kades Bulu Kraksaan Dimas Eko Romadoni, harus berurusan dengan hukum.

Ini setelah dia terlibat perkelahian dengan seorang lelaki yang menudingnya telah berselingkuh.

Tudingan ini muncul setelah Dimas berkelahi Yofie Yopie Dwi Sulak, 33, yang mengaku sebagai suami Jessica armelia, warga Kecamatan Kedopok, dengan Dimas.

Perkelahian itu terjadi Minggu (11/2) lalu di salah satu waralaba di daerah Semampir.

Dimas menyebutkan, masalahnya bermula saat dia hendak berbisnis dengan Jessica.

“Saya dengan Jessicca sebatas mau hendak menggadaikan mobil. Sebab butuh uang,” katanya, Selasa (13/2).

Namun saat transaksi, Yofie mendapati Dimas tengah berduaan di dalam mobil bersama Jessica. Yofie pun menuding bahwa Dimas menyelingkuhi istrinya.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00, saya hendak menggadaikan mobil. Kemudian datang dia (Yofie). Kenapa transaksinya tidak di kafe atau warung. Takut ada warga yang melihat, nanti malah jadi perbincangan. Toh rencana transaksi ini juga sebentar,” katanya.

Yofie yang datang kemudian menarik keluar Dimas. Cekcok lalu terjadi. Hingga akhirnya baku hantampun tak terhindari.

“Saya malu, masa ada kepala desa berkelahi. Namun pada saat itu saya membela diri, karena saya dipukul dulu, jadi ya melawan,” ujarnya.

Usai perkelahian, seketika Dimas melaporkan Yofie ke Polres SPKT Polres Probolinggo. “Sementara istri datang ke lokasi karena mendapat kabar, saya berkelahi. Di lokasi, mbak Jessica ini diamankan istri saya dan membawanya ke rumah. Coba pikir secara logika, ngapain istri begitu, karena tidak ada yang namanya selingkuh itu,” ujarnya.

Dimas menyebutkan, atas penganiaanyaan yang terjadi padanya, ia mengalami luka di bagian pelipis kirinya serta bibir atas dan bagi kanannya.

“Bahu sebelah kanan masih sakit,” katanya.

Sementara itu, Jessica menegaskan bahwa hubungannya dengan Dimas hanya sebatas transaksi gadai mobil.

“Kemudian kenapa di dalam mobil. Karena saya faham, pak kades ini figur masyarakat jadi takut ada omongan tak nyaman,” katanya.

Disinggung perihal hubugannya dengan Yofie, ia mengaku jika sebelumnya memang berhubungan suami istri, dengan status istri siri. Namun begitu, hubungan itu sudah lama putus.

Sementara itu, Yofie pada Senin (12/2) malam juga melaporkan Dimas ke SPKT Polres Probolinggo atas dugaan yang sama.

“Ini sudah mengganggu rumah tangga saya. Dan saya masih dipukul. Makanya saya laporkan Dimas ini atas tindakan penganiayaan. Dimas ini adalah Kepala Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan,” katanya, Senin lalu.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanty membenarkan jika Dimas dan Yofie sama-sama melapor.

“Melapor di waktu yang berbeda. Saat ini tengah dilakukan lidik satreskrim,” katanya. (mu/fun)

Editor : Abdul Wahid
#penganiayaan #polres probolinggo #desa bulu #lapor polisi