KRATON, Radar Bromo- Aksi tawuran antarpemuda terjadi di Jalan Raya Sidogiri-Warungdowo, Desa Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Rabu (24/1), sekelompok pemuda saling baku hantam. Diduga, dipicu aksi balap liar.
Syukur, sejumlah anggota Polsek Kraton yang melakukan patroli sigap melakukan penanganan. Kepolisian mengamankan tiga remaja dan sejumlah barang bukti.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, tawuran terjadi sekitar pukul 03.00. Saat itu, ada dua kelompok yang berseteru. Yakni, kelompok pemuda dari Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan dengan kelompok pemuda dari Kecamatan Lumbang, Wonorejo, Winongan, dan Kraton.
Setelah dilakukan pendalaman, kata Junaidi, ternyata selama ini di wilayah Rembang perbatasan dengan wilayah Kraton, rawan terjadi konflik antarpemuda.
“Katanya sering terjadi konflik antarpemuda di sana, tawuran,” ujarnya.
Tiga remaja yang diamankan itu semuanya masih di bawah umur. Di antaranya, berinisial S, 15, warga Kecamatan Kraton; I, 13, warga Kecamatan Winongan; dan JA, 15, warga Kecamatan Lumbang. Mereka diamankan ke Mapolsek Kraton. Sejumlah pemuda lainnya berhasil kabur.
Kepolisian masih terus mendalami penyebab tawuran ini. Kata Junaidi, berdasarkan informasi dari masyarakat, pertengkaran dipicu ketersinggungan terkait kegiatan sound horek. Ada juga yang menyebut karena kekalahan melakukan balap liar.
“Warga sekitar merasa terusik dengan peristiwa tersebut. Apalagi kejadiannya dilakukan pada dini hari, di mana saat itu warga sedang beristirahat. Jadi, melaporkan,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain mengamankan tiga remaja, kepolisian juga mengamankan sebilah pedang, satu unit handhphone, dan dua unit sepeda motor. Dua motor ini tak dilengkapi pelat nomor.
Demi kenyamanan dan keamanan warga, Junaidi mengatakan, akan meningkatkan kegiatan patroli sebagai langkah preventif dan antisipatif. Dengan harapan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan damai. (zen/rud)
Editor : Ronald Fernando