BANYUANYAR, Radar Bromo–Begal motor masih menebar teror di jalanan Probolinggo. Rabu malam (10/1) begal beraksi di ruas jalan hutan Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo.
Kawanan begal pun cukup sadis. Korban dibacok oleh pelaku hingga mengalami luka di bahu dan punggung.
Selain mendapat sejumlah luka bacok dari kawanan begal, korban juga kehilangan motornya.
Usai mendapatkan motor incaran, kawanan pelaku pun langsung tancap gas.
Korbannya diketahui bernama Dani, 19, warga Dusun Klompangan, Desa Tulupari, Kecamatan Tiris.
Aksi begal motor itu terjadi sekitar pukul 20.00. Saat itu korban dari rumahnya hendak ke rumah temannya di Desa Klenang, Kecamatan Banyuanyar.
Korban malam itu mengendarai motor Honda Beat miliknya seorang diri.
Beberapa kilo dari rumah korban saat melintasi ruas jalan di tengah hutan jati Desa Tarokan, Kacamatan Banyuanyar. Korban berpapasan dengan dua pemuda yang berboncengan menggunakan motor vario dari arah utara ke selatan.
Pelaku ini kemudian berhenti sejenak lantas putar balik dan memanggil korban.
Mendengar suara panggilan itu, korban berhenti. Saat itulah salah satu pelaku yang sebelumnya bonceng mengayunkan celurit ke tubuh korban.
Sabetan itu mengenai bahu sebelah kiri dan punggung. Pelaku mengancam akan membacok karena ketakutan korban menyerahkan motor tersebut.
Sementara pelaku langsung tancap gas ke arah utara.
“Korban merupakan warga Desa Tulupari. Melaju dari arah selatan ke utara. Saat kejadian kondisi sekitar sedang grimis dan sepi,” kata Sekretaris Desa Tulupari Ahmad Syafi'i.
Pasca kejadian korban yang saat itu sedang shock duduk ditepi jalan dan meminta tolong.
Kemudian datang sebuah truk melaju dari utara ke selatan disupiri oleh Warga Desa Tulupari hendak pulang ke rumah.
Melihat korban saat itu sudah bersimbah darah, sopir kemudian berhenti memberitahukan perangkat desa jika ada warga yang menjadi korban begal.
“Setelah kami dapat informasi langsung ke TKP mengecek langsung. Mengetahui korban luka langsung kami bawa ke klinik terdekat. Saat dicek ada luka ringan di bagian bahu dan punggung,” bebernya.
Peristiwa pembegalan itu pun menjadi atensi warga. Bahkan ada salah seorang warga kemudian merekam kondisi pasca kejadian.
Rekaman video itu kemudian tersebar di media sosial dan pesan berantai. (ar/mie)
Editor : Muhammad Fahmi