Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Lupa Cabut Kunci, Motor Dicuri di Alun-alun Probolinggo saat Ditinggal Jogging

Inneke Agustin • Minggu, 3 Desember 2023 | 15:23 WIB
LOKASI KEJADIAN: Alun-alun Kota Probolinggo, sisi timur sebelah tempat hilangnya motor milik Ida Winarsih, Sabtu (2/12). (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)
LOKASI KEJADIAN: Alun-alun Kota Probolinggo, sisi timur sebelah tempat hilangnya motor milik Ida Winarsih, Sabtu (2/12). (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

MAYANGAN, Radar Bromo- Wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, belum aman dari maling. Terutama maling motor.

Sabtu (2/12) pagi, maling beraksi di Alun-alun Kota Probolinggo. Menggondol motor warga yang jogging di alun-alun.

Korban adalah Ida Winarsih, 39, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ia kemalingan sepeda motor Honda Vario hitam bernopol N 4643 MI. Motor ini raib sekitar pukul 07.00.

“Seperti biasa, meski tak setiap hari. Mama jogging di alun-alun. Kesana naik motor,” ujar anak putra Ida Winarsih, Saka Aga Perkasa, 18.

 

 

Korban memarkir motornya di sisi timur alun-alun. Karena masih pagi, masih sepi, motornya dinaikkan ke trotoar.

“Orang jualan juga masih beberapa. Tukang parkir juga tidak ada,” kata Saka.

Sebelum ditinggal, motornya telah dikunci setir. Ida pun mulai jogging. Berselang lima menit, korban teringat topinya yang berada di bagasi motor. Ia kembali ke lokasi parkir untuk mengambilnya.

Sayang, setelah mengambil topi, korban lupa mencabut kontak motornya. Kontak itu masih menancap di motor.

“Karena merasa tidak enak hati, lima menit kemudian mama balik lagi ke parkiran. Benar saja motor itu sudah raib,” katanya.

Korban berusaha bertanya kepada penjual makanan di sekitar lokasi. Namun, tidak ada yang melihat gerak-gerik orang mencurigakan. Juga tidak ada yang melihat dengan jelas orang yang membawa motor korban.

 

 

“Di dalam bagasi motor ada dua buah handphone. Ada dompet, KTP, dan ATM. Termasuk STNK motor juga ada di sana. Bahkan, STNK motor lain juga ada di bagasi motor tersebut. Ada sepatu juga,” katanya.

Atas kejadian ini, Saka mengatakan, ibunya mengalami kerugian materil sekitar Rp 10 juta. Kasus ini juga langsung dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota. (mg/rud)

Editor : Ronald Fernando
#curanmor probolinggo #maling motor