Benar saja, saat dibuka, ternyata kotak amal itu isinya tinggal recehan. Sekitar Rp 20 ribu saja. Kotak amal itu telah dibobol! “Ternyata isi uang jariah yang ada dalam kotak amalnya, sebagian besar dibobol maling,” kata Joni, 42, warga setempat.
Pengurus musala sendiri baru mengetahui kotak amal dibobol saat hendak mengecek. Selasa malam itu, selesai salat Isya. Diperkirakan, duit yang berhasil digondol pencuri mencapai jutaan.
Sebab, kotak amal itu dibuka rutin sebulan sekali. Mengingat sebulan terakhir ada Ramadan dan Lebaran, biasanya isi kotak amal itu disebutkan kian banyak. Sebab, kian banyak orang beramal.
Uang hasil kotak amal itu biasanya sebagian besar untuk operasional musala. Seperti untuk token listrik dan kebutuhan lainnya. “Saat dicek, jendela musala sisi sebelah timur dekat toilet terlihat ada yang rusak. Terdapat bekas congkelan,” beber Joni.
Kotak amal musala itu sendiri, tiap hari ditaruh di ruang dalam musala. Kotak amal itu selalu dalam kondisi terkunci. “Siapa pelakunya dan kapan kejadian pencuriannya? Warga tidak ada yang tahu secara persisnya,” jelas Joni.
Terkait aksi pencurian kotak amal itu, Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Budi Luhur mengaku belum mendapat laporan. “Sebaiknya pengurus musala laporan ke polsek. Sehingga, bisa ditindaklanjuti dengan lakukan penyelidikan,” kata Budi, sapaan akrabnya. (zal/mie) Editor : Jawanto Arifin