Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sebenarnya Larangan Bondet Sering Disosialisasikan, Diminta Lebih Tegas

Ronald Fernando • Jumat, 24 Februari 2023 | 16:07 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI
PASURUAN, Radar Bromo- Peristiwa ledakan bom ikan ini bukan kali pertama. Karena itu, Pemerintah Kota Pasuruan sering melakukan sosialisasi larangan menggunakan bondet untuk menangkap ikan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Muallif Arif menegaskan, penangkapan ikan menggunakan bahan peledak itu dilarang. Namun, masih saja ada nelayan yang memakainya. Pemkot bahkan mendatangkan pemateri untuk memberi wawasan bagaimana penangkapan ikan. ”Cara melestarikan dan lainnya,” ujarnya.

Di sisi lain, untuk menambah pemasukan nelayan, pemkot juga membantu perekomian mereka dengan membangun budi daya ikan. Langkah ini sangat efektif jika kondisi cuaca memburuk. Jadi, tidak perlu penangkapan menggunakan bom. ”Perlu kami sosialisasikan lagi,” ujarnya.

Ketua Himpunan Pencinta dan Pemerhati Lingkungan dan Wisata Ihsan Hoiri mengatakan, kasus ini sudah bukan hal baru lagi. Sudah sering terjadi. Bahkan, ledakan pada Minggu itu sangat mengagetkan warga.

Dia berpendapat, pemakaian alat peledak untuk menangkap ikan sangat merusak ekosistem ikan di dalam laut. Banyak bukti setelah pengeboman, ikan dibiarkan mati. Padahal, lautan itu luas. Mahluk hidup pun banyak.

”Tidak harus dengan mengebom. Kasihan anak-cucu, nanti ekosistemnya rusak. Pemkot harus tegas pada masalah ini,” ujarnya. (zen/far) Editor : Ronald Fernando
#bondet pasuruan