Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo aksi pencurian ini terjadi sekitar pukul 13.00. Bermula saat Mursidi, 36, warga Desa Paras, Kecamatan Tegalsiwalan. Buruh tani yang bekerja di sawah Desa Sumberlele, Kecamatan Kraksaan. Memarkirkan motor Beat putih bernomor polisi N 5562 MD miliknya di pinggir jalan. Merasa aman kemudian korban bekerja di sawah.
Tak lama kemudian datang dua orang pelaku berboncengan. Mendekati parkiran motor tersebut. Merasa situasi memungkinkan. Satu orang kemudian turun, lantas beraksi membobol motor tersebut. Aksi pembobolan ini pun berhasil. Hingga membawa kabur motor tesebut.
“Kebetulan korban ini seorang buruh tani yang sedang bekerja. Motornya diparkir di pinggir jalan. Dua orang sebelumnya datang berboncengan, satu turun mengambil motor," kata Panitreskrim Polsek Kraksaan IPDA Djuwantoro Setyowadi.
Nahas aksi itu diketahui oleh warga, kemudian menghubungi Polsek Kraksaan. Hingga akhirnya pengejaran pun dilakukan. Pelaku melarikan diri ke arah selatan yakni ke arah Kecamatan Krejengan. Mengetahui hal itu kemudian Polsek Kraksaan berkoordinasi dengan Polsek Krejengan untuk melakukan penyekatan. Saat itulah Saneman yang membawa motor tesebut kehabisan BBM. Dan meninggalkan motornya di tepi ruas jalan Kecamatan Krejengan.
“Motor hasil curian Pelaku kehabisan bensin. Saat itulah dilakukan pengejaran oleh pihak Polsek Kraksaan, Polsek Krejengan dan dibantu warga,” tuturnya.
Proses pengejaran pun berlangsung dramatis, sebab salah satu pelaku melarikan diri ke areal persawahan milik warga. Namun karena sudah dikepung akhirnya pelaku berhasil ditangkap. Warga yang geram dengan aksi pelaku sempat memukul pelaku. Aksi penangkapan maling motor ini pun menyebar di media sosial.
“Rekan pelaku berhasil kabur. Jadi tertangkapnya karena kehabisan bensin, dan motor memang ditinggal di jalan. Pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolsek Kraksaan, sampai saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” bebernya. (ar/fun) Editor : Jawanto Arifin