Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wanita Muda asal Madiun Meninggal di Kamar Hotel Paiton Asri

Jawanto Arifin • Sabtu, 18 Desember 2021 | 05:27 WIB
MASIH MUDA: Petugas kepolisian memeriksa jenazah Wilis Wulan Qomariyah yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar Hotel Paiton Asri, Kamis (16/12) malam lalu. (Foto: Polsek Paiton for Jawa Pos Radar Bromo)
MASIH MUDA: Petugas kepolisian memeriksa jenazah Wilis Wulan Qomariyah yang ditemukan tak bernyawa di dalam kamar Hotel Paiton Asri, Kamis (16/12) malam lalu. (Foto: Polsek Paiton for Jawa Pos Radar Bromo)
PAITON, Radar Bromo - Suasana di hotel Paiton Asri mendadak heboh, Kamis (16/12) malam. Ini setelah salah satu penyewa kamar hotel, mendadak ditemukan sudah tak bernyawa. Sebelum diketahui meninggal, wanita muda tersebut sempat diantarkan lelaki yang tak diketahui identitasnya.

Jenazah wanita tersebut ditemukan dalam posisi terlentang di salah satu kamar hotel dengan keadaan hidung berbusa. Dari informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, mayat perempuan tersebut di ketahui bernama Wilis Wulan Qomariyah, 21, warga Desa/Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Jenazah korban pertama kali ditemukan Toyyiban dan Tudi Setiawan. Keduanya merupakan petugas Hotel Paiton Asri. Petugas hotel menyebutkan, jika korban datang bersama seorang lelaki tak dikenal datang ke hotel sekitar pukul 15.00. Mereka datang menggunakan motor Honda Mega Pro yang sudah dimodifikasi, tanpa diketahui pelat nomornya.

“Korban datang dengan laki-laki. Ciri-cirinya bertubuh kurus, tinggi sekitar 166 Cm, perkiraan umur 20 tahun, menggunakan helm warna hitam, mengenakan jaket warna hitam dan celana hitam,” kata Kapolsek Paiton, Iptu Maskur, Jumat (17/12).

Sesampainya di lobi hotel, keduanya memesan kamar hotel. Petugas hotel menyiapkan kamar nomor 17. sementara keduanya menunggu di Gazebo dekat lobi hotel.

“Setelah kamar hotel sudah disiapkan, selanjutnya mereka memasuki kamar nomor 17 dengan berjalan kaki menuju kamar. Jaraknya kira-kira 15 meter dari gazebo. Nah, saat berjalan ke kamar, petugas kamar hotel melihat kondisi perempuan tersebut, berjalan sempoyongan. Sehingga harus dibopong oleh laki-laki yang bersamanya,” kata kapolsek.



Setelah keduanya masuk ke dalam kamar, laki-laki yang bersama korban kemudian keluar untuk menemui petugas hotel. Selanjutnya petugas pun menanyakan identitasnya.

“Akan tetapi dari laki-laki yang bersama korban hanya memberikan nomor handphone kepada pelapor. Setelah memberikan nomor handphone, beberapa menit kemudian laki-laki ini meninggalkan pasangan perempuan sendiri di kamar. Jadi tidak lama, hanya mengantar saja,” ujarnya.

Setelah pergi, sekitar pukul 19.30 petugas hotel melihat kondisi pintu kamar terbuka sedikit dalam keadaan tidak terkunci. Saat petugas hotel mengecek dan memasuki kamar, korban diketahui dalam keadaan terlentang di atas kasur.

“Saat ditemukan, korban mengenakan baju blaster warna hitam putih, motif garis dan. Bawahannya mengenakan celana blue jeans. Melihat kejadian tersebut, pihak hotel pun menghubungi kami,” katanya. (mu/fun) Editor : Jawanto Arifin
#hotel paiton asri #polsek paiton #meninggal di hotel