Kedua pelaku itu adalah Saleh, 25, warga Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan dan Budi, 27, warga Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan. Sedangkan korban begal itu adalah Holim, 27, asal Dusun Wates Kulon Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, AKSI begal itu terjadi sekitar pukul 04.30. Saat itu, Holim tengah mengendarai truk muatan pasir yang hendak dikirim wilayah Situbondo. Saat perjalanan, Holim merasa mengantuk dan memutuskan untuk istirahat dan menepikan truknya.
”Kedua pelaku ini, lebih tepatnya begal. Karena, barang yang dicuri adalah barang-barang sopir truk, bukan muatan truknya,” kata Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto.
Dikonfirmasi kemarin, Kapolsek menerangkan, saat kejadian ada anggotanya yang tengah patroli. Mengetahui ada teriakan dari sopir truk, anggotanya berusaha melakukan pengejaran. Sehingga, kedua pelaku berhasil diamankan masih di sekitar lokasi kejadian. ”Pelaku mencuri tas korban yang ada di atas dasbor truk. Tas itu berisi uang Rp 600.000 dan 1 unit handphone,” terangnya.
Kapolsek menegaskan, kedua pelaku diduga spesialis begal sopir-sopir kendaraan yang berhenti di tepi jalan raya. Mengingat, barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka, sangat lengkap. Mulai sepeda motor Beat nopol N 4598 MJ, pisau belati, satu set kunci letter T dengan 4 mata kunci, dan satu bilah pahat besi.
”Kami masih kembangkan kedua pelaku terhadap kasus kejahatan lainnya. Diduga, pelaku terlibat pencurian tidak hanya sekali. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman maksimal selama 7 tahun penjara,” tegasnya. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin