Dari operasi pekat itu, polisi berhasil menjaring ratusan tersangka dari 5 kasus. Untuk kasus premanisme yang ada 76 kasus, tercatat ada 101 tersangka; kasus miras sebanyak 67 kasus dengan 118 tersangka.
"Kasus premanisme terbanyak, dari operasi pekat berhasil kami amankan tersangkanya," ujar Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan saat pres rilis, beberapa waktu lalu.
Banyaknya kasus premanisme itu sedikit mengejutkan pihak polres. Sebab, sebelumnya polres hanya memasang target operasi 6 kasus. Kondisi serupa juga terjadi dalam kasus miras yang tak masuk dalam target operasi. Ternyata, malah mengungkap 67 kasus.
Untuk kasus prostitusi yang awalnya hanya 3 target kasus, berkembang jadi 22 kasus. Begitu pula untuk kasus narkoba yang ditarget 2 kasus, berhasil mengungkap 5 kasus. Sementara kasus perjudian dari target 1 kasus, berhasil ungkap 2 kasus.
"Ada target yang telah ditentukan, namun saat melakukan operasi justru lebih banyak yang diungkap. Patroli dan pemantauan secara rutin terus dilakukan hingga dapat menekan angka terjadinya tindak pidana," jelas perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu. (ar/mie)
Hasil Temuan Operasi Pekat Semeru
-Premanisme: 76 kasus, 101 tersangka
-Miras: 67 kasus, 118 tersangka
-Prostitusi: 22 kasus, 22 tersangka
-Narkoba: 5 kasus, 6 tersangka
-Perjudian: 2 kasus, 2 tersangka Editor : Jawanto Arifin