Kesimpulan itu didapat dari hasil pemeriksaan saksi-saksi selama sepekan terakhir. ”Sudah kami periksa 10 orang. Baik keluarga dan warga lain,” kata Kapolsek Puspo AKP Saiful Anam. Mereka memberikan keterangan yang bervariasi.
https://radarbromo.jawapos.com/pasuruan/22/03/2021/ini-kata-polisi-soal-kematian-kakek-di-puspo-yang-bersimbah-darah/
Polisi, lanjut Saiful, masih terus mengembangkan penyelidikan demi mengungkap kasus tersebut. Untuk sementara, ditemukan tiga dugaan motif. Masing-masing urusan tanah, utang piutang, dan kaitan dengan ilmu hitam. Namun belum dipastikan motif mana yang sebenarnya.
”Masih kami dalami lagi,” tambahnya.
Selain soal motif, Saiful menyatakan, belum berani memastikan jumlah pelaku yang merampas nyawa Jumanis. Yang jelas, mereka menghabisi korban dengan sadis.
https://radarbromo.jawapos.com/hukrim/21/03/2021/kakek-di-puspo-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-jalan-setapak/
Sebelumnya diberitakan, pada Minggu (21/3), warga Janjangwulung, Puspo, geger. Seorang pria lanjut usia (lansia) warga setempat ditemukan tewas bersimbah darah di jalan dusun sekitar perkebunan desa.
Di punggung korban terdapat luka bacok. Begitu pula wajahnya terkena sayatan senjata tajam. Istri Jumanis, Satia (60), mendapati suaminya terluka parah. Dia lalu memberi tahu perangkat desa dan berlanjut ke polisi. Kasus ini masih diselidiki. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin