Korban diketahui bernama Jumanis, 75. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di jalan dusun setempat. Di tubuh korban juga didapati sejumlah tanda-tanda kekerasan.
Informasi yang dihimpun, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 06.00 oleh istrinya, Satia, 40. Jenazahnya ditemukan tergeletak di jalan setapak dekat areal tegalan, tidak jauh dari rumah korban.
Pertama kali ditemukan, korbah dalam posisi terlentang dan masih memakai busana lengkap. Seperti terakhir kali keluar dari rumah.
Ada luka robek sayatan dan luka memar di dagu kiri. Infonya, korban terakhir kali dilihat oleh keluarganya pada Sabtu petang (20/3) sekitar pukul 18.00. Saat itu, korban keluar tanpa pamit.
"Korban ini tidak pamit saat keluar rumah. Makanya dicari istrinya hingga pukul 22.00, cuma dicari keliling dusun tidak ketemu. Baru ketemu minggu dini hari sudah dalam kondisi bersimbah darah. Korban ini sehari hari bekerja sebagai petani," ungkap Camat Puspo, Syuhada'.
Penemuan jasad korban ini sontak membuat Satia berteriak histeris. Ia melaporkan peristiwa ini pada Kades setempat. Kades lantas menyampaikan hal ini pada Polsek. (riz/mie)
Editor : Muhammad Fahmi