Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Merasa Disantet: Sakit Perut usai Minum Kopi Korban, Bacok Tetangga

Muhammad Fahmi • Rabu, 10 Maret 2021 | 04:26 WIB
LUKA PARAH: Korban Nasri, 71, luka parah di kepala dan daun telingannya karena dibacok tetangganya, Muhammad Habibi, 29 (inset). Dia dirawat di RSUD dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.
LUKA PARAH: Korban Nasri, 71, luka parah di kepala dan daun telingannya karena dibacok tetangganya, Muhammad Habibi, 29 (inset). Dia dirawat di RSUD dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.
LECES, Radar BromoIsu santet masih jadi hal sensitif di Probolnggo. Lantaran sakit dan merasa disantet, membuat Muhammad Habibi, 29, nekat membacok tetangganya sendiri.

Korban yaitu Nasri, 71, warga Jalan Tanjungan RT 005/ RW 003, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Korban pun langsung dilarikan ke RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo. Sementara tersangka Habibi diamankan Polsek Leces di rumahnya satu jam kemudian.

Pembacokan itu terjadi, Selasa siang (9/3) pukul 12.30. Tersangka membacok korban di rumah korban. Sekitar pukul 13.30, tersangka pun diamankan.

”Sekarang tersangka Habibi sudah kami amankan. Dia mengakui perbuatannya saat diperiska,” kata Kanit Reskrim Polsek Leces Bripka Eko Aprianto.

Dijelaskan Kanit Reskrim, sebelum pembacokan terjadi tersangka merasa disantet oleh korban. Nah Selasa siang, tersangka bertemu korban di samping rumah korban.

Photo
Photo
TKP: Petugas Polsek Leces saat melakukan olah TKP.

Saat itu, korban sedang menjemur pakaiannya. Kemudian, korban membuat kopi dan diberikan pada tersangka. Setelah minum kopi itu, tersangka merasa perutnya sakit. Tersangka pun makin yakin bahwa dirinya disantet korban.

Tersangka pun pulang ke rumahnya dan mengambil celurit. Kebetulan, rumah korban dan tersangka tidak terlalu jauh. ”Tersangka lantas kembali menemui korban di samping rumah korban dengan membawa celurit. Korban ketakutan dan masuk ke rumahnya. Namun, saat korban sampai di pintu masuk, pelaku sudah berada di dekat korban. Tersangka kemudian langsung menyabetkan celurit ke arah korban,” ungkapnya.

Akibatnya, kepala korban bagian kiri mengalami luka robek dan daun telinganya hampir putus. Sementara korban pergi begitu saja setelah melukai korban. Korban lantas ditolong oleh Fajar dan warga lainnya, saksi di sekitar lokasi kejadian.

”Korban dilarikan ke rumah sakit umum, karena luka parah pada bagian telinga dan kepala kirinya,” ujarnya. (mas/hn)

 

 

  Editor : Muhammad Fahmi
#isu santet berujung bacokan #bacok tetangga #bacokan probolinggo #polsek leces #mapolres probolinggo kota #bacokan leces