Jumiarsih, 50, bibi Tohir mengatakan, sekitar pukul 03.00, ia melihat ada mobil Avanza putih terparkir di jalan Desa Pesisir. Mobil itu menghadap ke barat. Tak lama kemudian, ada dua orang memasukkan sapi.
“Saya curiga sapi yang dimasukkan ke mobil Avanza itu milih Tohir. Sebab, kandangnya memang di tepi jalan raya. Sehingga, saya keluar dan langsung teriak maling,” katanya ketika ditemui di rumahnya.
Menurutnya, karena besarnya ukuran sapi, membuat pintu belakang mobil itu tidak bisa ditutup. Mendengar teriakan Jumiarsih, pelaku langsung masuk mobil dan tancap gas. Sementara, Tohir yang terbangun lantaran rumah mereka berdekatan langsung mengeluarkan motor untuk mengejar. “Namun sudah tidak nutut. Sampai saat ini Tohir masih melakukan pencarian,” ujarnya.
Jumiarsih mengatakan, hingga pukul 10.00, pihaknya belum laporan ke polisi. Namun sudah mengabari perangkat desa. Mereka langsung melakukan pencarian bersama.
“Kalau ke polisi belum laporan, tapi sudah ke perangkat. Kerugiannya sekitar Rp 20 juta. Beruntung sapi satunya sudah terjual tiga bulan lalu seharga Rp 14 juta. Jika tidak, mungkin dua ekor yang diambil,” ujar Jumiarsih.
Terpisah, Kapolsek Sumberasih Iptu Suyanto mengaku belum menerima laporan atas pencurian hewan ini. Namun pihaknya tetap meminta anggota mendatangi lokasi. “Belum ada laporan. Tapi biar saya minta anggota mendatangi lokasi,” ujarnya.
Ia berharap agar masyarakat tetap waspada atas tindak kriminal dalam bentuk apapun. “Selain itu, langkah yang kami ambil yakni tetap melakukan patroli rutin pada malam hari di sejumlah lokasi rawan,” ujarnya. (rpd/rud) Editor : Jawanto Arifin