Peristiwa itu terjadi Senin (21/12), pukul 03.27. Saat itu korban sedang mengendarai mobil Daihatsu Gran Max Hitam bersama istrinya. Mereka dari Desa Jatiurip, Gending dan hendak pulang ke Desa Sumberkerang, Gending.
“Dalam perjalanan pulang itu saya mengantuk. Daripada kecelakaan, saya istirahat di parkiran Toko Basmalah dekat SPBU Semampir,” ujarnya, Jumat (25/12).
Korban pun memarkir motornya di parkiran Toko Basmalah, tepatnya di sebelah utara toko itu. Dia lantas tidur di dalam mobil. Tak disangka, saat sedang tidur itulah sejumlah barang miliknya dicuri dari dalam mobil. HP dan tasnya hilang.
Aksi pelaku itu terekam CCTV Toko Basmalah. Melalui rekaman CCTV diketahui, pelaku seorang diri. Dia menggunakan jaket hitam. Dia datang dari timur menuju ke mobil korban.
Pelaku sempat mengecek mobil korban dan kondisi sekitar. Setelah itu, pelaku membuka salah satu pintu mobil korban. Pelaku lantas menggasak barang berharga milik korban.
“Saat itu saya tidur di kursi sopir, sedangkan istri di belakang. Posisi HP di dekat kaca depan, sedangkan tas berada di bawah. Saat saya bangun, pintu mobil terbuka,” lanjutnya.
Korban mengakui, kaca pada pintu mobil yang dibuka pelaku hanya ditutup separo. Karena itu, walaupun pintunya dikunci, pelaku tetap bisa membuka pintu. Dia pun menduga, dari situlah pelaku masuk ke mobil. Kemudian mengambil HP dan tas miliknya.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 8 jutaan. Selain uang, juga HP dan ada berkas-berkas penting.
Pencurian itu dibenarkan oleh seorang penjaga Toko Basmalah, Muhammad Salim. CCTV yang merekam pencurian itu menurutnya adalah CCTV milik Toko Basmalah.
“Benar CCTV ini dari rekaman toko. Tapi untuk lebih jelasnya saya kurang mengerti. Sebab, yang jaga pada waktu itu bukan saya,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kraksaan AKP Sujianto mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan atas pencurian itu. “Masih belum ada laporan tentang pencurian itu,” ujarnya. (mu/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin