Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Waspada!!! Sebulan Ada 8 Pencurian Motor di Kota Probolinggo

Jawanto Arifin • Minggu, 13 Desember 2020 | 17:00 WIB
Screenshot aksi dua pelaku saat mencuri motor di Alfamart Jalan Gubernur Suryo, Kota Probolinggo. (CCTV)
Screenshot aksi dua pelaku saat mencuri motor di Alfamart Jalan Gubernur Suryo, Kota Probolinggo. (CCTV)
PROBOLINGGO, Radar Bromo - Warga Kota Probolinggo harus lebih ekstrawaspada jelang akhir tahun. Sebab, kasus pencurian motor kian marak sebulan terakhir ini.

Dari catatan Jawa Pos Radar Bromo, dalam kurun waktu tak sampai sebulan, sudah ada 8 kasus pencurian motor. Enam di antaranya pencurian motor dengan pemberatan, 2 kasus di antaranya pencurian dengan kekerasan alias begal.

Sejumlah kasus pencurian motor itu pun juga sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV). Namun, sejauh ini rekaman CCTV itu masih belum cukup untuk menangkap pelaku.

Pada Rabu18 November lalu, Sariono warga Desa Masangan, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik harus kehilangan motor Honda Beat hitam bernopol W 4764 BR. Motor itu raib saat diparkir di Alfamart Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Aksi pencurian itu sempat terekam CCTV. Namun, sejauh ini masih belum terungkap.

Di hari yang sama, pencurian motor juga terjadi di area parkir Apotik Kimia Farma jalan Panglima Sudirman, Kelurahan jati. Motor matik milik karyawan apotik setempat raib dicuri. Aksi itu juga sempat terekam CCTV, tapi sejauh ini juga belum terungkap.

Pada Jumat (20/11), pencurian motor terjadi di Kantor Bank Woori Saudara (BWS) di Jalan Raya Soekarno-Hatta, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Yang jadi korbannya, Nining Wahyuni, warga Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ia kehilangan motor Honda Beat putih bernopol N 4234 SZ.

Sementara pada Rabu (25/11), Tio Wahyu, warga Perumahan Sumber Taman Indah Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo kehilangan motor Honda Vario hitam bernopol N 6511 SU. Motor itu hilang saat diparkir di teras rumahnya di Perumahan Sumber Taman Indah Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Pencurian motor juga terjadi pada Kamis 26 November lalu. Dwi Subekti Wicaksono, warga Tulus Rejo 1, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang harus kehilangan motor Honda CBR 150 R bernopol N 4285 YAF miliknya.

Dwi jadi korban pencurian dengan kekerasan saat hendak berangkat kuliah. Ia dibegal di area sekitar Jembatan Kedunggaleng, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Selain alami luka bacok, ia juga kehilangan motornya.

Para pencuri motor pun kian tak kenal tempat. Mereka juga beraksi di area parkir Masjid Agung Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Sabtu (28/11). Motor Honda Beat N 5629 MD warna merah-putih milik jamaah salat magrib disikat.

Aksi pencurian motor dengan kekerasan kembali terjadi Kamis 3 Desember lalu.BG, 16 remaja Desa Muneng Kidul, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo kehilangan: Motor Honda Vario warna hitam N 2987 QJ, usai dibegal di jalan Brantas, Kademangan.

Terbaru, Sabtu 12 Desember, M Hasan, Warga Pajarakan, Kabupaten Probolinggo jadi korban. Pria yang bekerja di Indomaret Gatot Subroto, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu kehilangan motor Honda Scoopy N 2815 MJ saat diparkir di tempat kerjanya, Indomaret Gatot Subroto, Kelurahan Jati, Mayangan.

Mengenai maraknya aksi pencurian motor, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Radden Muhammad Jauhari sempat mengatakan, tengah mengevaluasi pelayanan untuk mengetahui kekurangannya. Menurutnya, jika pelayanannya baik, jumlah aduan akan semakin kecil. “Jika pelayanan yang diberikan baik, tingkat pengaduan atau laporan yang ada akan semakin sedikit,” katanya.

Sama dengan aksi curanmor ataupun aksi tindak melanggar hukum lainnya. Jika pelayanan yang diberikan kepada masyarakat baik, mulai pengawasan, serta kinerja keamanan dan keterban masyarakat (kamtibmas) baik, tingkat tindak kriminal akan dapat ditekan. “Pelayanan yang dimaksud bukan hanya pelayanan seperti di SPKT. Tetapi juga pelayanan pengawasan serta pembinaan yang diemban Kamtibmas,” bebernya kala itu. (rpd/mie) Editor : Jawanto Arifin
#pencurian motor probolinggo #curanmor probolinggo #Polres Probolinggo Kota