Bacokan itu terjadi Sabtu (31/10), pukul 22.00. Pelakunya adalah Ahmad Basir, 45, warga Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.
Sebelum bacokan terjadi, pelaku bersama sejumlah temannya sedang pesta miras. Pesta miras dilakukan di sebuah warung di Dusun Landangan, Desa Kalibuntu, sekitar pukul 21.00.
Saat sedang asyik mabuk, korban mendatangi warung itu. Niatnya, menegur pelaku dan kawan-kawannya agar tidak minum miras di warung tersebut. Namun, pelaku tidak terima. Sehingga, terjadilah cekcok mulut.
"Saat itu pelaku langsung mengeluarkan celurit untuk menakut-nakuti korban, " terang Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto.
Tidak berhenti di situ. Pelaku yang geram terhadap korban, lantas menyabetkan celuritnya kepada korban. Korban pun menangkis dengan tangan kirinya. Karena itu, celurit mengenai pergelangan tangan kiri korban. Setelah melukai korban, pelaku langsung kabur. "Sedangkan korban dilarikan ke RSUD Waluyo Jati oleh warga," ungkap Sujianto.
Petugas Polsek Kraksaan pun langsung mengejar pelaku. Berdasarkan informasi yang didapat, pelaku kabur ke rumah istri sirrinya di Dusun Duren, Desa Kalibuntu. Tidak butuh waktu lama, petugas pun meringkus pelaku di rumah tersebut.
"Warga sekitar tidak menyukai pelaku. Sehingga, warga melaporkan kejadian itu kepada kami. Dan kami langsung menangkapnya satu jam kemudian," ungkapnya.
Selain berhasil mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu buah celurit. Kapolsek pun mengimbau masyarakat dan perangkat desa agar lebih peduli pada lingkungan sekitar.
Sehingga, tidak mudah terpengaruh ajakan orang dari luar desa. "Terutama untuk minum miras. Sebab, miras jadi penyebab timbulnya berbagai masalah," tandasnya. (sid/hn) Editor : Jawanto Arifin