Kapolsek Tegalsiwalan Iptu Lukman Wahyudi saat dikonfirmasi mengaku, kasus perampokan di dua rumah dalam semalam belum terungkap. Pihaknya, saat ini masih lidik kejadian perampokan tersebut. ”Doa saja semoga bisa segera terungkap,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.
Kapolsek menjelaskan, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi korban, pelaku perampokan yang diketahui berjumlah dua orang. Namun, pihaknya mencurigai pelaku itu lebih dari dua orang. Karena, kuat dugaan ada pelaku yang bertugas mengawasi situasi kondisi di luar rumah korban.
”Kalau yang diketahui korban dua orang pelaku. Mereka yang masuk ke rumah korban. Tapi tidak menutup kemungkinan pelaku itu lebih dari dua orang. Tapi pelaku dua TKP pencurian dengan kekerasan itu, dilakukan oleh pelaku yang sama,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, kawanan perampok ini menyatroni dua rumah di Desa Blado Kulon, Rabu (16/9) lalu. Rumah pertama yang disatroni adalah rumah milik Ahmad Insan. 26, yang berada di RT 7 RW 1, dengan kerugian sekitar Rp 15 juta. Selang sekitar 1 jam sebelum pukul 03.30, kawanan pelaku ini beraksi di rumah kedua, yakni Sujarwo di Dusun Krajan. Nilai kerugian rp 40 juta dan motor matik yang juga dibawa pelaku. (mas/fun) Editor : Jawanto Arifin