Keduanya tewas dengan terikat menjadi satu. Di tubuh korban, terlilit sarung. Keduanya ditemukan di teras depan rumah warga sekitar bernama Nur.
Informasinya, Nur mengetahui kejadian tersebut sebelum subuh. "Tiba-tiba ada suara keras seperti kebakaran. Saya juga cium bau gosong. Jadi saya keluar karena saya pikir korsleting listrik,” beber Nur.
Saat keluar rumah, Nur kaget karena melihat dua orang terlihat terbakar. Ia pun ikut memadamkan api. Seketika itu dia berteriak meminta tolong. Warga sekitar pun berdatangan. Namun sayang, dua lelaki yang menjadi korban, sudah meregang nyawa.
Informasi insiden itu, akhirnya juga sampai ke kepolisian. Tak lama berselang, petugas kepolisian tiba ke lokasi. Disana, petugas mulai menyelidiki sembari mengevakuasi jenazah korban.
“Kami dapat laporan dari warga pukul 03.30. Kedua korban awalnya belum diketahui identitasnya. Diduga memang bukan warga setempat. Saat ini masih lidik, korban kami bawa ke RS Bhayangkara Pusdik, Porong, untuk divisum. Kami juga tunggu hasil identifikasi,” beber kapolsek.
Upaya polisi mencari tahu identitas korban, akhirnya berhasil. Satu korban diketahui berinisial S, namun disebut-sebut berasal dari Rembang. “Kalau sudah diketahui identitasnya, nama alamat dan sebagainya kami akan dalami penyelidikan kasus ini. Kemungkinan ada keluarga atau teman-teman korban yang bisa dimintai keterangan jadi saksi,” beber kapolsek. (tom/fun) Editor : Fandi Armanto