Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jadi Penentu Tarikan, Intip Cara Memilih Senar Pancing

Inneke Agustin • Jumat, 17 April 2026 | 18:34 WIB
JADI PENGHUBUNG: Senar menjadi penghubung antara pemancing dan ikan di dalam air. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
JADI PENGHUBUNG: Senar menjadi penghubung antara pemancing dan ikan di dalam air. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

 

PROBOLINGGO, Radar BromoSalah satu hal penting yang tak boleh diabaikan pemancing pemula adalah senar pancing.

Meski terlihat sederhana, senar merupakan ‘penghubung utama’ antara pemancing dan ikan di air.

Kesalahan memilih senar bisa membuat ikan mudah lepas bahkan sebelum berhasil diangkat ke permukaan.

Karena itu, memahami jenis-jenis senar menjadi langkah penting sebelum mulai memancing.

Kapten Bromo Fishing Ainul Mashudi menjelaskan, secara umum ada tiga jenis senar yang sering digunakan pemancing. Yaitu, monofilament, braided (PE), dan fluorocarbon.

“Setiap jenis punya karakter berbeda. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” ujar Abah Ting -panggilan akrabnya-.

Senar monofilament umum disebut senar nilon atau senar biasa. Jenis ini menjadi pilihan paling umum bagi pemula. Terbuat dari satu helai plastik nilon yang lentur dan mudah digunakan.

Kelebihannya, senar jenis ini harganya terjangkau. Monofilament juga memiliki daya regang yang baik, sehingga tidak mudah putus saat ikan menyambar.

Lalu senar braided atau PE (polyethylene) biasa disebut senar benang. Dikenal memiliki kekuatan tinggi walaupun diameternya justru lebih kecil.

Senar ini tidak mudah melar dan lebih sensitif terhadap getaran. Cocok digunakan untuk mendeteksi sambaran ikan dengan cepat.

Namun karena sifatnya yang kuat dan minim elastisitas, braided membutuhkan teknik penggunaan yang lebih hati-hati. Terutama bagi pemula.

Adapun senar fluorocarbon dikenal dengan sebutan senar bening atau FC. Memiliki keunggulan utama karena kejernihannya di dalam air.

Jenis ini cenderung ‘tidak terlihat’ oleh ikan. Sehingga sering digunakan sebagai leader atau ujung senar.

Fluorocarbon biasanya dipakai di bagian depan. Ikan jadi tidak mudah curiga,” tambahnya.

Selain jenis senar, pemancing juga perlu memperhatikan ukuran senar atau line weight.

Untuk pemula, disarankan menggunakan ukuran ringan hingga sedang. Tujuannya, lebih mudah dikendalikan dan sesuai untuk ikan berukuran kecil hingga menengah.

Pemilihan senar juga harus disesuaikan dengan lokasi memancing. Untuk kolam atau sungai kecil, monofilament sudah cukup.

“Namun jika memancing di laut atau area dengan ikan besar, braided bisa menjadi pilihan karena lebih kuat,” lanjutnya.

Dengan memahami jenis dan fungsi senar, pemancing pemula diharapkan tidak hanya mengandalkan keberuntungan. Setiap lemparan umpan menjadi lebih terukur dan peluang mendapatkan strike pun semakin besar. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#senar #strike #pancing #bromo fishing #pemula