Radar Bromo-Industri film di Indonesia tengah bergairah. Di tengah gempuran film horror, sejumlah film drama juga menarik perhatian. Salah satunya, film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis.
Film Bolehkah Sekali Saja Kunenangis dibintangi oleh artis papan atas Prilly Latuconsina. Ia berperan sebagai Tari dan Predikta Wicaksono sebagai Baskara.
Film yang disutradarai oleh Reka Wijaya Kusuma ini diadaptasi dari Lagu "Runtuh" yang dibawakan oleh Feby Putri.
Film ini mengajak kita menyelami kehidupan seorang perempuan muda yang terjebak dalam kesedihan dan keresahan.
Tari sebagai tokoh utama yang melindungi ibunya dari kekerasan Ayahnya, sedangkan kakaknya pergi dari rumah karena tidak tahan melihat ibunya terus-terusan menderita akibat tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Sedari kecil Tari memendam trauma yang mendalam yang disebabkan oleh kekerasan dalam rumah tangga ayah dan ibunya. Sehingga, ia harus dituntut oleh keadaan untuk berpura-pura selalu ceria.
Di dalam dunia kerjanya, ia juga seringkali dimanfaatkan kebaikkannya oleh teman-temannya karena Tari tidak bisa bilang "Tidak" dan selalu mengusahakan apapun sehingga tidak mempedulikan dirinya sendiri.
Seiring berjalannya waktu, Tari menemukan sebuah kelompok yang bernama Support Grub.
Komunitas yang menjadi tempat untuk berbagi kisah kehidupan mereka.
Banyak dari mereka yang memiliki masalah berat dan trauma yang mendalam.
Film ini cocok dan rekomen untuk ditonton, apalagi bagi kalian yang mungkin memiliki kisah atau masalah yang sama bahkan memiliki trauma di masa lalu.
Film ini mengajak penonton untuk bangkit dari rasa sakit, trauma, dan mulai mementingkan diri sendiri baru orang lain.
Film Bolehkah Sekali Saja Kunenangis hadir di bioskop dan menjadi film terbaik yang menguras emosi dan air mata di tahun 2024 ini. (Fera Dwi Veronica Sari/ Tim Magang Unesa)
Editor : Muhammad Fahmi