Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mudah Overthinking atau Gampang Stres? Buku Filosofi Teras Ini Cocok Dibaca

radar bromo • Rabu, 16 Oktober 2024 | 01:34 WIB
Cover buku Filosofi Teras
Cover buku Filosofi Teras

Radar Bromo-Semakin bertambahnya usia, seringkali kita dihadapkan oleh beberapa masalah yang cukup kompleks.

Mungkin dari tekanan kerja, atau mahasiswa yang dikejar deadline atau mungkin habis putus dari pasangan kemudian malamnya kita mengalami overthinking tidak jelas seperti kebanyakan anak muda zaman sekarang.

Hal seperti itu mungkin tidak bisa kita hilangkan sepenuhnya dalam hidup. Namun, kita mampu mengontrol hal tersebut untuk tidak menimbulkan kesedihan yang mendalam.

Untuk itu buku kali ini akan sangat cocok untuk kamu baca sebagai orang yang mudah overthinking maupun gampang stres.

Berikut merupakan ulasan atau review dari buku yang berjudul filosofi teras.

"Filosofi Teras: Filsafat Yunani-Romawi Kuno untuk Mental Tangguh Masa Kini" adalah buku yang ditulis oleh Henry Manampiring dan diterbitkan pada tahun 2019. Buku ini memperkenalkan pembacanya pada Stoikisme.

Sebuah aliran filsafat dari Yunani-Romawi kuno, serta menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan modern untuk membantu menghadapi berbagai tantangan sehari-hari.

Isi Buku

Stoikisme, yang menjadi pokok pembahasan dalam buku ini, menekankan pentingnya membedakan antara hal-hal yang bisa kita kendalikan dan yang tidak.

Filsafat ini berpendapat bahwa ketenangan batin dan kebahagiaan sejati hanya dapat diraih dengan memusatkan perhatian pada hal-hal yang dapat kita kendalikan, seperti tindakan, pikiran, dan sikap kita, sambil menerima dengan ikhlas hal-hal yang berada di luar kendali kita.

Dalam buku ini, Henry Manampiring menggabungkan ajaran Stoikisme dengan pengalaman pribadinya. Serta tantangan-tantangan modern yang sering kita alami. Seperti stres, kecemasan, dan overthinking.

Ia menjelaskan konsep-konsep Stoikisme dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca umum, sambil memberikan contoh konkret tentang bagaimana filosofi ini dapat digunakan untuk mengelola emosi, menghadapi kesulitan, dan memperkuat ketangguhan mental.

Beberapa konsep utama yang diuraikan dalam "Filosofi Teras" mencakup dikotomi kendali, yang mengajarkan kita untuk memusatkan perhatian pada hal-hal yang dapat kita kendalikan.
Sementara hal-hal di luar kendali kita harus diterima dengan lapang dada.

Selain itu, terdapat juga pembahasan, yang menekankan kesadaran akan kematian sebagai pengingat untuk lebih menghargai setiap momen kehidupan.

Konsep lainnya adalah mengelola Emosi. Stoikisme menekankan pentingnya menggunakan logika dan rasionalitas dalam menghadapi emosi negatif.

Terakhir, virtue atau kebajikan. Stoikisme menegaskan bahwa kebahagiaan sejati diperoleh dengan menjalani hidup secara bajik, berpegang pada nilai-nilai seperti keadilan, keberanian, dan kebijaksanaan.

Kelebihan dalam buku ini yaitu penyampaian yang sederhana dan praktis dari penulis berhasil menjelaskan konsep-konsep filsafat yang cukup rumit dengan cara yang mudah dipahami.

Sehingga, buku ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan pembaca. Membaca buku ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketenangan pikiran, tetapi juga memperkenalkan wawasan baru tentang filosofi kuno yang mungkin belum begitu dikenal di Indonesia.

Untuk kelemahan dalam buku ini menurut pendangan subjektif pembaca yaitu walaupun buku ini menyajikan pengantar yang baik, pembahasan mengenai Stoikisme masih sebatas konsep-konsep dasar.

Bagi pembaca yang ingin mendalami lebih jauh, buku ini mungkin terasa kurang memadai. (M Maulidil Zidni Ilma/ Tim Magang Unesa)

Editor : Muhammad Fahmi
#filosofi #Resume