PROBOLINGGO-Cerita novel kerap bikin baper. Sejumlah novel Indonesia pun tak sedikit yang dibuat jadi film tersendiri.
Berikut beberapa rekomendasi film yang diangkat dari cerita novel. Baik dari kisah romansa, sejarah hingga petualangan heroik:
Mariposa
Rekomendasi pertama ini mungkin lebih cocok bagi sobat genZ yang gemar dengan cerita romantis dengan latar anak sekolah.
Menceritakan Acha, seorang murid baru, jatuh hati kepada Iqbal, seorang siswa berprestasi yang terjebak dalam dilema antara cinta dan tekanan keluarga.
Film ini dibintangi oleh Angga Yunanda, Adhisty Zara sebagai pemeran utama dan Fajar Bustomi sebagai sutradara.
Mariposa tayang perdana di bioskop pada tanggal 12 Maret 2020. Namun kini kalian bisa mengaksesnya di platform Netflix.
Film ini merupakan adaptasi dari novel yang serupa dengan judul filmnya. Yakni Mariposa, karya Hidayatul Fajriyah atau yang kerap dikenal dengan Luluk HF.
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Kau yang sanggup menjadikan saya seseorang yang gagah berani. Kau pula yang sanggup menjadikan saya sengsara selamanya. Kau boleh memutuskan pengharapanku. Kau pun sanggup membunuhku.
Itulah salah satu quotes dari film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk yang sukses bikin baper penonton.
Sebuah Film yang bergenre romantis ini wajib kalian tonton. Film ini menarik karena terdapat konflik adat yang mampu menambah wawasan penonton.
Tenggelamnya kapal Van Der Wijck bercerita tentang seorang pria bernama Zainuddin tengah perjalanan menuju kampung halamannya di Padang.
Dalam perjalanan tersebut, ia bertemu dengan seorang wanita cantik bernama Hayati dan dari itulah konflik film berlanjut.
Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris tanah air yaitu Pevita Pearce dan Herjunot Ali sebagai pemeran utama.
Film tenggelamnya kapal Van Der Wijck merupakan adaptasi novel sastrawan Indonesia yakni Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan Buya Hamka.
Novel ini terbit sekitar 1938 dan karyanya dapat dinikmati hingga kini.
Bumi Manusia
Film yang telah menyabet lima penghargaan pada ajang festival film bandung (FFB) ini layak menjadi playlist film kalian.
Film yang berlatar tentang kolonialisme ini diadaptasi dari novel sastrawan terkenal Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.
Film ini di sutradarai oleh Hanung Bramantyo dan dibintangi oleh Iqbal Ramadhan dan Mawar De Jongh sebagai pemeran utama yang rilis pada tanggal 15 agustus 2019. Film ini sekarang sudah tersedia di platform Netfix.
Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas
Film ini wajib kalian tonton karena alur yang begitu kompleks dan mengankat isu sosial di Masyarakat.
Yaitu isu maskulinitas toksik. Stigma bahwa pria tidak boleh lemah atau harus macho dan mendobrak stigma bahwa perempuan harus selalu berperilaku lemah lembut dan tidak boleh berkelahi.
Film yang disutradarai oleh Edwin ini mampu mendapatkan penghargaan bergengsi dari berbagai kategori pada festival film Indonesia.
Yakni, Piala Citra dalam kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik untuk Edwin, dan Eka Kurniawan, serta Penata Busana Terbaik untuk Gemailla Gea Geriantiana.
Dear Nathan
Film yang diperankan oleh Jefri Nichol dan Amanda Rawles wajib kalian tonton yang bercerita tentang remaja SMA, tokoh Nathan yang bertemu dengan Salma murid baru di SMA Garuda.
Kedekatan mereka diuji oleh banyak rintangan. Mulai dari latar belakang kehidupan yang berbeda dan masalah lain perihal kesalahpahaman.
Film ini menarik untuk ditonton karena tidak hanya membahas tentang percintaan semata. Namun, juga masalah keluarga dan kepercayaan satu sama lain. Kalian bisa nonton film Dear Nathan melalui aplikasi WeTv dan aplikasi Video.
172 Days
Film yang diperankan oleh Yasmi Napper dan Bryan Domani yang wajib kalian tonton, film yang diadaptasi dari novel 172 days karya Nadzira Shafa ini menceritakan tentang kisah cinta haru antara Ameer Azzikra dan Nadzira Shafa.
Film ini menceritakan tentang perjalanan cintanya dengan mendiang suaminya, Ameer Azzikra.
Tak hanya mengisahkan tentang cinta tetapi film ini juga mengajarkan arti dari kesetiaan, kehidupan dan kesabaran serta ketulusan sekaligus perjuangan dalam menghadapi rasa sakit hingga kematian.
Kalian bisa menonton film ini melalui aplikasi Netflix
Hati Suhita
Hati Suhita merupakan film yang diadaptasi dari novel karya Khilma Anis. Film yang diperankan oleh Nadya Arina sebagai Alina Suhita dan Omar Daniel sebagai Gus Biru.
Film ini mengisahkan tentang seorang perempuan yang dijodohkan dengan laki-laki pewaris pondok pesantren.
Selain masalah percintaan, film ini juga memberikan nilai-nilai agama dan kehidupan, kesabaran juga ketaatan terhadap guru dan kedua orangtua, sehingga cocok untuk kalian tonton. Kalian bisa menonton melalui platfrom Netflix.
5 Cm
Film yang diadaptasi dari novel best-seller karya Donny Dhirgantoro, dirilis pada tahun 2012 yang diperankan oleh Herjunot Ali, Fedi Nuril, Denny Sumargo, Sayokji, Raline Shah, dan Pevita Pearce.
Film yang mendapatkan nominasi Piala Citra bercerita tentang petualangan mengusung genre adventure dan drama persahabatan sekaligus cinta.
Film ini sangat direkomendasikan karena banyak nilai-nilai yang bisa diambil untuk kehidupan sehari-hari, bukan hanya tentang cinta tapi juga tentang persahabatan yang saling memahami satu sama lain.
Kalian bisa menonton film ini melalui platform Netflix dan Video.
Dilan
Siapa sih yang gak kenal Dilan? Film percintaan remaja yang diperankan oleh Iqbal Ramadan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea ini sukses besar.
Gombalan-gombalan Dilan kepada Milea sukses bikin baper siapa pun yang menontonnya.
Saking suksesnya, film ini pun jadi salah satu waralaba film di Indonesia dengan penonton yang cukup banyak.
Film-film Dilan itu diambilkan dari novel-novel Pidi Baiq.
Mulai film Dilan 1990 yang dirilis 25 Januari 2018. Lalu Dilan 1991 dirilis 28 Februari 2019.
Selanjutnya Milea: Suara dari Dilan dirilis 13 februari 2020. Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 dirilis 11 Januari 2024. Terakhir Dilan Wo Ai Ni yang baru tayang 13 Juni 2024 di bioskop.
Soe Hok Gie
Berbeda dari beberapa rekomendasi film diatas, film ini merupakan adaptasi dari buku biografi catatan seorang demosntran.
Film ini menarik ditonton sebagai tambahan wawasan tentang perjuangan dalam menegakkan demokrasi saat transisi orde lama menuju orde baru
Film ini dibintangi oleh Nicholas Saputra, Jonathan Mulia, wulan guritno juga beberapa aktor/aktris tanah air lainnya dan di sutradarai oleh Riri Riza. Film ini bisa kalian tonton di platform Netflix dan Vidio.
Itulah sejumlah film yang diadaptasi dari novel-novel di Indonesia. Selamat menonton ya guyss... awas baper. (M Maulidil Zidni Ilma/ Tim Magang Unesa)
Editor : Muhammad Fahmi