Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Makam Landeur di Bukit Dami, Sosok Raksasa yang Dipercaya Menjaga Alam 

Ronald Fernando • Sabtu, 15 April 2023 | 17:10 WIB
MENYIMPAN MISTERI: Makam Landeur di Tigasan Wetan, Kecamatan Leces. (Foto: Istimewa)
MENYIMPAN MISTERI: Makam Landeur di Tigasan Wetan, Kecamatan Leces. (Foto: Istimewa)
BUKIT Dami di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam. Di puncak bukit ini, ada makam Landeur. Masyarakat setempat percaya bagian tubuh sosok mistis yang dikenal sebagai manusia raksasa itu dimakamkan di sini.

Makam ini cukup unik. Tidak ada gundukan tanah sebagai penanda seperti makam pada umumnya. Hanya ada potongan bambu persegi yang dibentuk menyerupai plakat. Di tengahnya bertuliskan Makam Landeur.

Wahyudi Bahtiar, ketua Kelompok Teras Tanah yang mengelola lokasi wisata Bukit Dami mengungkapkan, makam Landeur ini sudah ada sejak lama. Landeur ini dipercaya sebagai makhluk dengan perawakan tinggi besar. Menyerupai raksasa.

Karena sosoknya yang menjulang seperti raksasa ini, pijakannya berukuran selebar bukit. Tempat yang dipijak oleh Landeur ini lantas tumbuh subur dan menjadi perbukitan. Di antaranya Bukit Dami.

“Makam Landeur ini semacam folklore atau cerita rakyat. Tapi, masyarakat sangat meyakini kisah tersebut,” katanya.

Diceritakan pula, Landeur ini sangat menyukai pohon bidara. Di dekat makam Landeur di Bukit Dami ini, pohon Bidara pun tumbuh subur. Namun, makam Landeur di Bukit Dami hanyalah potongan kaki.

Potongan tubuh lainnya dipercaya tersebar di sejumlah lokasi. Itulah mengapa, cerita tentang makam Landeur tidak hanya ada di Kabupaten Probolinggo. cerita serupa juga ditemukan di Madura.

Photo
Photo
MENYIMPAN MISTERI: Makam Landeur di Tigasan Wetan, Kecamatan Leces. (Foto: Istimewa)

Meski begitu, sosok Landeur tidak pernah mengganggu orang. Ia pernah diceritakan oleh seorang pria yang disebut memiliki indra keenam. Pria itu bercerita melihat ada sosok tinggi besar di Bukit Dami.

Sosok Landeur itu justru tersenyum ke pria itu. Kata pria ini, sosok Landeur hanya ingin menjaga alam. Landeur ini berpesan agar masyarakat tidak merusak ekosistem alam.

“Katanya, sosoknya itu tinggi besar. Semakin kita mendongak ke atas, maka sosoknya semakin menjulang,” kata Wahyudi.

Kaur Umum Desa Tigasan Wetan Edi Siswanto menyebut, ada cerita yang menyebut bahwa tubuh Landeur sengaja dimakamkan terpisah. Sebab, jika disatukan, maka Landeur ini bisa hidup kembali.  

Warga desa setempat atau pengunjung Bukit Dami dari desa lain jarang yang ditampakkan olehnya. Mereka yang bisa melihat biasanya karena memiliki indera keenam. Sebab, Landeur ini bukan sosok pengganggu.

“Adapula yang bilang sengaja dimakamkan terpisah karena sosoknya yang tinggi besar. Ukuran kakinya saja sepanjang puncak Bukit Dami ini,” tutur Edi. (Fahrizal Firmani/hn) Editor : Ronald Fernando
#hikayat makam landeur #kecamatan leces #tigasan wetan