Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Aini Maskuro Guru SMP Negeri 3 Kuripan Satu Atap Ini Terbitkan Belasan Buku Berbagai Genre

Achmad Arianto • Rabu, 13 Mei 2026 | 16:57 WIB
PRODUKTIF: Aini Maskuro menunjukkan beberapa buku yang telah diterbitkan. Memiliki hobi menulis membuatnya cukup produktif menulis buku berbagai genre. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
PRODUKTIF: Aini Maskuro menunjukkan beberapa buku yang telah diterbitkan. Memiliki hobi menulis membuatnya cukup produktif menulis buku berbagai genre. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Dari hobi membaca, Aini Maskuro, 36, termotivasi untuk menulis. Terbukti mimpinya untuk menjadi seorang penulis perlahan mulai terwujud. Warga Desa Tarokan, Kecamatan Banyuanyar yang kini menjadi Guru IPA di SMP Negeri 3 Kuripan Satu Atap ini telah menelurkan 12 buku dengan berbagai genre.

 ACHMAD ARIANTO, Banyuanyar, Radar Bromo

 SEJAK duduk di bangku SMA Aini Maskuro begitu suka membaca. Hampir setiap hari saat istirahat ataupun pulang sekolah dirinya selalu menyempatkan diri untuk datang ke perpustakaan sekolah.

Tidak hanya buku pelajaran yang dibacanya, tetapi berbagai jenis buku juga dibaca. Mulai dari ilmu pengetahuan umum, novel, hingga ilmu agama. Kebiasaan itu terus berlanjut sampai dirinya berkuliah di salah satu universitas di Jember.

“Saya memang hobi membaca. Setiap ada waktu senggang di sekolah saya sempatkan datang ke perpustakaan untuk baca buku,” katanya mengawali cerita.

Aini - sapaan akrab Aini Maskuro mengatakan, saat kuliah hobi membacanya semakin kuat. Dia bersahabat dengan perpustakaan dan menghabiskan waktu dengan membaca buku.

PRODUKTIF: Aini Maskuro menunjukkan beberapa buku yang telah diterbitkan. Memiliki hobi menulis membuatnya cukup produktif menulis buku berbagai genre. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
PRODUKTIF: Aini Maskuro menunjukkan beberapa buku yang telah diterbitkan. Memiliki hobi menulis membuatnya cukup produktif menulis buku berbagai genre. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Perempuan yang mengambil jurusan pendidikan biologi ini juga kerap menanyakan buku rujukan pelajaran yang dipakai oleh dosennya untuk mengajar.

Bagi Aini, buku acuan dosen merupakan buku penting sehingga dia selalu berupaya memiliki buku tersebut.

Tak jarang dia berkeliling toko buku satu ke toko buku lainnya hanya untuk mencari buku rujukan tersebut sampai dapat.

Buku tersebut dipelajari serta dipahami sampai selesai. Terbukti lulus kuliah Aini mendapatkan IPK sempurna dari tempatnya berkuliah yakni 4,00.

Seringnya wara wiri ke perpustakaan dan toko buku membuatnya terbersit kelak harus menjadi salah satu penulis yang karyanya bisa diterbitkan dan tebus toko buku.

“Saat ke toko buku, kemudian saya termotivasi untuk menulis dan berharap suatu saat bisa menjadi salah satu penulis yang bisa menghasilkan buku yang digemari pembaca,” ucapnya.

Keinginan tersebut perlahan diwujudkannya. Setelah lulus kuliah pada tahun 2013, Aini kemudian mencoba melamar menjadi guru di beberapa sekolah swasta untuk menyalurkan ilmunya. Sembari menunggu kabar lamarannya diterima, dia banyak menghabiskan waktu di rumah.

Tak ingin waktunya terbuang, saat waktu senggang di rumah, Aini membuka laptop kemudian menuangkannya dalam bentuk tulisan. Kata per kata disusunnya sesuai suasana hati.

Hingga akhirnya terciptalah sebuah novel Si Presta (Sinergi Prestasi dan cinta) souvenir untuk pejuang cinta menuju barakallah lakuma.

“Novel pertama selesai ditulis setelah satu tahun lulus kuliah. Tetapi hanya berupa naskah. Belum diterbitkan,” bebernya.

Menjadi seorang guru tidaklah mudah. Setelah berkali-kali melamar menjadi guru sekolah, perjuangan Aini membuahkan hasil.

Dia diterima menjadi guru di salah satu SMP swasta di Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya.

Di sekolah tersebut dirinya mengajar mata pelajaran IPA. Sesuai dengan jurusan kuliahnya. Setiap hari dirinya bersemangat mengajar pelajaran pada siswa-siswinya.

Kesibukannya mengajar tidak menghentikannya untuk terus menulis. Bedanya, jika sebelumnya hanya menulis novel, setelah mengajar Aini juga menulis buku yang berkaitan dengan pelajaran yang diajarkannya.

“Menulis tetap dilakukan, ada beberapa buku yang selesai ditulis tapi hanya berupa naskah. Belum sampai terbit, sebab untuk menerbitkannya tentu ada biaya yang harus dikeluarkan,” ucapnya.

PRODUKTIF: Aini Maskuro menunjukkan beberapa buku yang telah diterbitkan. Memiliki hobi menulis membuatnya cukup produktif menulis buku berbagai genre. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)
PRODUKTIF: Aini Maskuro menunjukkan beberapa buku yang telah diterbitkan. Memiliki hobi menulis membuatnya cukup produktif menulis buku berbagai genre. (Foto : Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

 

Setelah 7 tahun mengajar di SMP Swasta kemudian pada tahun 2023, Aini lolos seleksi PPPK Pemkab Probolinggo. Kemudian mendapatkan tugas sebagai guru IPA di SMP Negeri 3 Kuripan Satu Atap.

Penugasan tersebut tentunya memerlukan perjuangan. Sebab dirinya harus jauh dari keluarga untuk ngekos di dekat tempatnya bertugas.

Setelah penempatan tersebut hari-hari dilaluinya dengan semangat. Mengajar dan memberikan pelajaran kepada anak didiknya. Jauh dari keluarga membuatnya semakin produktif.

Hingga akhirnya membuat beberapa naskah buku. Namun kali ini dirinya bertekad untuk menerbitkan buku hasil karyanya.

Sejak menjadi PPPK itulah Aini bertahap menerbitkan hasil karyanya yang sudah lama disimpannya. Buku yang telah diterbitkan diantaranya adalah: Media pembelajaran dan implementasi pembuatan media pembelajaran biologi; Si Presta (Sinergi Prestasi dan cinta) Souvenir untuk Pejuang Cinta Menuju Barakallah Lakuma;  dan Cinta Aqsho (Cinta Alqur an sholat) Obat Tolak Galau Cendera Mata untuk Penyemangat  Para Pejuang Cinta.

Selanjutnya buku berjudul strategi belajar mengajar (SBM) dan implementasi SBM dalam rencana pelaksanaan pembelajaran; Pemanfaatan Daun Jati dengan Teknologi dan Informasi (TIK) sebagai Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Potensi Alam, dan Tutorial Hijab Wanita Modern Masa Kini.

Ada buka buku berjudul Belajar Jadi Guru Hebat Guru Profesional: Serba-Serbi Guru di Era Gen Z; Anak Dagang Ayam jadi ASN Kisah Perjalanan Karir dan Cinta, dan Belajar IPA Asyik dengan Lembar Kerja Peserta Didik IPA Kelas 7 SMP. Serta buku berjudul Belajar IPA Asyik dengan Lembar Kerja Peserta Didik IPA Kelas 8 SMP: Belajar IPA Asyik dengan Lembar Kerja Peserta Didik IPA Kelas 9 SMP; dan Sang Pengagum Mimpi: Afirmasi Diri untuk Menggapai Impian.

“Untuk buku yang diterbitkan berbagai genre mulai buku yang berhubungan dengan pembelajaran hingga novel,” terangnya.

Guru yang saat ini masih melajang ini kini memilih tidak lagi indekos dekat dengan sekolah dan memilih berangkat kerja dengan sistem pulang pergi. Setiap harinya harus menempuh perjalan selama 1,5 jam dari rumahnya menuju sekolah.

Perjalanan tersebut cukup jauh baginya. Perjalanan yang ditempuh penuh dengan risiko karena lebih cepat lelah di perjalanan dan risiko bahaya karena berada di pegunungan yang memiliki ruas jalan ekstrem.

Tetapi sampai di sekolah pantang bagi Aini untuk menunjukkan rasa lelah pada muridnya. Tetap harus terlihat ceria dan semangat agar ilmu yang diajarkan diterima siswa dan bermanfaat untuk masa depannya.

Tantangan jarak tempatnya mengajar tidak menyurutkannya untuk tetap produktif menulis. Menghasilkan karya yang bermanfaat bagi orang lainnya. Walaupun memang kadang hati kecil Aini tetap berkeinginan mengajar di sekolah dekat dengan tempat tinggalnya.

            “Semua sudah menjadi tantangan dan harus dijalani sebaik mungkin. Kalau ditanya keinginan mutasi dekat rumah? Pasti sangat ingin, selain mengajar lebih dekat agar bisa lebih produktif lagi menulis,” harapnya. (fun)

Editor : Fandi Armanto
#penulis buku #membaca #guru pppk #menulis