Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dokter Evariani, Istri Wali Kota Aminuddin: Perempuan Bisa Menjalani Banyak Peran

Arif Mashudi • Selasa, 21 April 2026 | 06:14 WIB
DARI NOL: Evariani Aminuddin bersama sang suami yang sekarang menjadi Wali Kota Probolinggo. (Foto: dok Pribadi)
DARI NOL: Evariani Aminuddin bersama sang suami yang sekarang menjadi Wali Kota Probolinggo. (Foto: Dokumen Pribadi)

DOKTER Evariani Aminuddin, lahir di Kota Pagar Alam, 20 Juni 1969 lalu. Dokter Eva-sapaan akrabannya, terlahir sebagai perempuan pada umumnya. Dia mendampingi suaminya, dr. H. Aminuddin, Sp.OG, M.Kes. yang kini menjadi Wali Kota Probolinggo. Semua itu tidak terlepas dari peran, semangat, kegigihan, dan perjuangannya, yang menjadikan kuat. Seperti semangat Raden Ajeng Kartini.

Di momen Hari Kartini 21 April, Eva pun menceritakan perjalanan dan perjuangan hidupnya. Karena perempuan tidak harus memilih satu jalan. Tetapi perempuan bisa menjalani banyak peran, asal hatinya kuat, niatnya lurus, dan langkahnya konsisten. 

Sebagai istri wali kota, dia mengemban amanah ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo. Selain itu, kemenangan dalam pemilihan legislatif (pileg) 2024 kemarin, mengantarnya sebagai anggota DPRD dari fraksi Gerindra.

Eva menceritakan, awal menginjak kakinya di Kota Probolinggo. Bersama wali kota, dr. Aminuddin bukanlah siapa-siapa. Baginya, setelah menikah dengan dokter Aminuddin, awal berpikir hanya akan mengabdi pada suaminya itu sembari mewujudkan cita-citanya.

Menjadi istri, bagi dokter Eva, tidak hanya mendampingi suami. Tetapi juga harus ikut menjaga mimpi suami tetap menyala dan tercapai. Bahkan saat lelah, saat badai datang bertubi-tubi. Seperti semangat RA Kartini, ”Saya percaya, perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi penguat peradaban. Dari langkah kecil,” beber owner Rumah Sakit Umum (RSU) Amanah Kota Probolinggo itu.

CANTIK: Evariani Aminuddin bersama Arumi Bachsin, istri Wagub Emil Dardak.
CANTIK: Evariani Aminuddin bersama Arumi Bachsin, istri Wagub Emil Dardak.

Dari situlah dirinya belajar bahwa mencintai sebuah kota bukan soal asal-usul. Tetapi soal pengabdian, perjuangan untuk hidup. Selama kurang lebih 30 tahun, setiap tantangan dia jadikan pijakan. Karena dia percaya, kesuksesan bukan tentang tidak pernah jatuh, tetapi tentang terus bangkit dan tetap berjalan.

 

Perempuan Bukan Hanya sebagai Pelengkap

Dokter Eva meyakini, perempuan bukan hanya pelengkap tetapi penguat peradaban. Dari langkah kecil, dirinya datang di Kota Probolinggo sebagai perintis. Berawal dari praktik pribadi, klinik, rumah bersalin, RSIA Amanah, hingga akhirnya berdiri RSU Amanah di Kota Probolinggo.

RSU Amanah yang berdiri saat ini, tidak langsung menjadi rumah sakit. Semua dirintisnya dari bawah. Berawal dari idenya yang saat itu menjadi dokter umum. Sekitar tahun 2003 datang ke Kota Probolinggo. Suaminya, dr. Aminuddin sebagai dokter kandungan harus pindah-pindah rumah sakit untuk praktik.

Melihat kegigihan suaminya, timbul keinginan mendirikan rumah sakit sendiri. Agar suaminya bisa bertugas di rumah sakit mereka sendiri. Hingga tahun 2008, lanjut dokter Eva, berhasil membuka praktik di klinik rumahnya.

BUAH PERJUANGAN: Sebagai seorang wanita, Evariani Aminuddin percaya perempuan tak hanya sebagai pelengkap dan bisa berjuang layaknya kaum Adam. (Foto: dok Pribadi)
BUAH PERJUANGAN: Sebagai seorang wanita, Evariani Aminuddin percaya perempuan tak hanya sebagai pelengkap dan bisa berjuang layaknya kaum Adam. (Foto: Dokumen Pribadi)

Di tahun 2010 klinik dikonversi menjadi rumah bersalin dan tahun 2011 menjadi rumah sakit bersalin. Di tahun 2016 terkonversi mejadi RSIA Amanah dan terakhir tahun 2025, menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Amanah. 

Kini dia berada di kondisi yang sama yaitu berdiri di banyak peran. Mulai mendampingi suami dalam tanggung jawabnya sebagai kepala daerah, sebagai anggota DPRD, menggerakkan Dekranasda, mengemban amanah organisasi PKK, dan aktif di komunitas olahraga, sosial, dan keagamaan. 

”Menjadi Kartini masa kini, bukan hanya tentang emansipasi. Tapi tentang keberanian untuk bertahan, berjuang, dan memberi arti untuk Kota Probolinggo, untuk keluarga, dan untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya. (mas/fun/*)

Gaya Evariani mengenakan batik.
Gaya Evariani mengenakan batik.

Prestasi Dokter Evariani Aminuddin, M.Kes Setahun Terakhir:

1.      Kota Probolinggo Raih Juara 2 di World Dance Masters 2025, Kenalkan Batik Kanekrembang ke Panggung Dunia

2.      TP PKK Kota Launching Aplikasi SIM PKK Serta Buku Saku 2026.

3.      dr. Evariani Gaungkan Batik Journey Line Dance

4.      Kenakan Wastra Kota Manggur, dr. Evariani Semarakkan Fashion Show Munas APEKSI.

5.      Ketua TP PKK Kota Probolinggo Dorong Ekonomi Keluarga Lewat Inovasi Suvenir Kain Perca Batik.

6.      Kolaborasi Pemkot, Ketua TP PKK Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui GEMAS SANLOKA.

7.      Festival Mendhalung Lahirkan Busana Pendalungan yang Kaya Histori Budaya Kota Probolinggo.

8.      “Larasing Rupo” Dekranasda Kota Probolingo Ramaikan Surabaya Fashion Parade

9.      Suroyo Fashion Trend on The Street 2025 Meriahkan CFD Kota Probolinggo.

10.  Ikuti Rakerda Dekranasda Jawa Timur, dr Evariani Aminuddin Dorong Inovasi dan Penguatan Branding Produk Lokal.

Editor : Abdul Wahid
#Istri Wali Kota #Ketua TP PKK Kota Probolinggo #Aminuddin #kartini #perempuan