Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kadisdikbud Kota Probolinggo Siti Romlah Raih ASN Achievements Jatim 2025 Kategori Apraisal Terbaik, Ini Kunci Suksesnya

Arif Mashudi • Jumat, 27 Februari 2026 | 06:57 WIB

 

 

PRESTASI: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyerahkan piagam penghargaan pada Siti Romlah sebagai Juara 1 ASN Achievements Kategori Apraisal Terbaik
PRESTASI: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyerahkan piagam penghargaan pada Siti Romlah sebagai Juara 1 ASN Achievements Kategori Apraisal Terbaik

Prestasi kembali ditorehkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Siti Romlah. Dia berhasil meraih Juara 1 ASN Achievements Kategori Apraisal terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur.

ARIF MASHUDI, Kanigaran, Radar Bromo

Halaman Kantor BPSDM Jawa Timur menjadi saksi momen membanggakan bagi Kota Probolinggo pada Selasa (24/2) malam itu. Di panggung penghargaan, nama Siti Romlah diumumkan sebagai Juara 1 ASN Achievements Kategori Apraisal Terbaik tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Menandai pencapaian gemilang seorang aparatur sipil negara yang konsisten menorehkan prestasi.

Romlah yang kini menjabat sebagai kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo mengaku tidak menyangka bisa meraih prestasi ini. Capaian itu bukanlah hasil kerja semalam.

Penghargaan tersebut merupakan akumulasi dari rekam jejak panjang prestasi dan inovasi yang ia bangun dari tahun ke tahun. Konsistensi, keberanian berinovasi, dan komitmen menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas menjadi fondasi utama keberhasilannya.

Romlah pun bangga dengan prestasi yang diraihnya. Baginya, prestasi itu merupakan pembuktian tentang peran ASN secara nyata sebagai motor penggerak dalam pembangunan melalui prestasinya masing-masing.

“Ini menjadi motivasi tersendiri bagi saya dan berharap seluruh ASN di mana pun bertugas, bisa membuktikan bahwa keterbatasan di daerah bukan menjadi halangan untuk berprestasi,” tandasnya.

Anugerah ASN Achievement Award 2025 se-Jawa Timur sendiri mempertemukan para ASN terbaik dari berbagai latar belakang usia, profesi, dan jabatan.

Penilaian dilakukan secara ketat. Indikator utamanya yaitu capaian kinerja, inovasi, integritas, prestasi, dan kontribusi nyata terhadap peningkatan pelayanan publik.

Dalam kompetisi yang sarat kualitas itu, Romlah tampil menonjol. Jejak prestasinya terbentang sejak 2023. Ia meraih Juara I Lomba Anugerah Inovasi Kota Probolinggo (Anvapro Inovator) masuk Top 15 Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek Award) Provinsi Jawa Timur, serta Top 31 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Konvablik) tingkat provinsi.

Namanya juga tercatat dalam 10 Besar Inovasi Daerah Terbaik Kota Probolinggo pada Innovation Government Award (IGA).

Tak hanya itu, ia aktif mendorong implementasi UU Nomor 13/2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, hingga mendapat apresiasi dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.

Memasuki 2024, torehan prestasi itu terus berlanjut. Ia menerima penghargaan dari Badan Pusat Statistik Kota Probolinggo sebagai perangkat daerah dengan pencapaian rekomendasi kegiatan statistik tercepat.

Inovasinya, Sijol Raket juga resmi tercatat sebagai ciptaan oleh Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum dan HAM RI. Sebuah pengakuan atas orisinalitas gagasan di bidang pendidikan.

Tahun 2025 menjadi puncak penguatan reputasinya. Ia dianugerahi Satyalancana Karya Satya X (Perunggu) dari Presiden Republik Indonesia.

Dinas yang dipimpinnya meraih Kategori AA (Sangat Memuaskan) dari Wali Kota Probolinggo, menjadi finalis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik, serta membukukan nilai 76,56 kategori BB (Sangat Baik) dalam pengelolaan kearsipan.

Bahkan, inovasi di bidang pendidikan yang dikembangkannya mencatatkan rekor MURI sebagai inovasi pendidikan terbanyak. Sebuah capaian yang mempertegas kapasitasnya sebagai motor perubahan.

“Alhamdulillah, seluruh prestasi itu menjadi bagian dari penilaian Anugerah ASN. Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan refleksi dari proses yang panjang,” katanya.

Anugerah ASN sendiri merupakan penghargaan bergengsi dari KemenPAN-RB sejak 2018, bekerja sama dengan pemerintah daerah. Ajang ini dirancang untuk mengapresiasi PNS berprestasi, inovatif, dan berintegritas tinggi.

Sekaligus menumbuhkan budaya kerja BerAKHLAK di lingkungan birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memberikan Piala Adhigana kepada talenta unggul nasional.

Proses seleksi yang dilalui Romlah pun tidak sederhana. Ia harus melengkapi berbagai dokumen administrasi, mengunggah bukti capaian melalui sistem daring, hingga melewati verifikasi dan penilaian faktual oleh tim BPSDM Jawa Timur.

Dari lima besar nominasi di tiap kategori, disaring menjadi tiga finalis yang mempresentasikan kinerja di hadapan dewan juri. Pada tahap akhir itulah, Romlah dinobatkan sebagai yang terbaik di kategori Apraisal.

Bagi perempuan berhijab tersebut, penghargaan ini memiliki makna lebih dari sekadar prestise pribadi. Ia melihatnya sebagai pembuktian bahwa keterbatasan daerah bukan penghalang untuk berprestasi.

ASN menurutnya, harus berani keluar dari zona nyaman dan menghadirkan terobosan nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan bukan tujuan utama. Pengabdian yang nyata dan manfaat bagi masyarakat itulah yang sebenarnya terpenting,” tegasnya.

Dengan semangat itu, Romlah berharap inovasi-inovasi yang ia rintis dapat terus berkembang dan diadopsi lebih luas. Baginya, menjadi ASN adalah amanah mulia. Dan penghargaan Juara 1 tingkat Jawa Timur ini menjadi penanda bahwa dedikasi dan kerja keras yang dijalankan dengan sungguh-sungguh akan selalu menemukan jalannya menuju pengakuan terbaik. (hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#emil dardak #disdikbud #Kota Probolinggo #asn #jatim #Siti Romlah