Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Berdikari Jaya Bersama BJB Probolinggo: Bangun 338 Meter Jalan Desa untuk Tingkatkan Perekonomian Warga

Evelyn Ridhayanti • Sabtu, 28 Juni 2025 | 10:56 WIB
BANGUN JALAN DESA: Peresmian jalan desa yang dibangun PT BJB. Pembangunan jalan desa ini diharapkan dapat memberikan kemudahan jalan bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian.
BANGUN JALAN DESA: Peresmian jalan desa yang dibangun PT BJB. Pembangunan jalan desa ini diharapkan dapat memberikan kemudahan jalan bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian.

PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) terus menguatkan program Coorporate Social Responsibilty (CSR) untuk masyarakat di sekitar perusahaan. Peduli terhadap kebutuhan utama masyarakat dengan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

Logo RBA
Logo RBA

Dipimpin oleh CEO Yuwie Santoso, apa yang dilakukan PT BJB layak menjadi panutan bagi perusahaan lainnya, khususnya di wilayah Probolinggo. Tak terhitung lagi banyaknya bantuan yang diberikan perusahaan. Mulai yang menyentuh aspek sosial, ekonomi, agama, olahraga, pendidikan, hingga lingkungan.

Jalan makadam bebatuan yang menyulitkan aksesibilitas warga juga menjadi perhatian PT BJB. Melalui program CSR-nya, PT BJB membangun jalan baru dengan konstruksi beton cor sepanjang 338 meter dan lebar 6 meter.

Jalan ini memiliki ketebalan 30 cm dengan mutu K300. Menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Desa Purut, Kecamatan Lumbang; Desa Sumendi dan Desa Wringin Anom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Yuwie menegaskan, apa yang dilakukan adalah bagian dari komitmennya sebelum membangun pabrik di kawasan tersebut. Yakni, memperhatikan apa yang paling dibutuhkan masyarakat sekitar.

“Sengaja kami bangun jalannya agar lebih bagus. Sebab, kalau jalan bagus, nanti juga banyak investor lain yang datang ke sini. Kami berharap jalan desa yang baru bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar,“ ungkapnya.

Sebelum resmi digunakan, seremonial peresmian jalan baru ini sekaligus menjadi tanda diserahkannya jalan baru kepada pemerintah desa setempat. Kini, masyarakat dari tiga desa tersebut sudah bisa menikmati akses jalan yang mulus ini.

Kepedulian PT BJB ini pun langsung mengundang apresiasi dari berbagai pihak. Agus, 46, salah satu warga sekitar mengaku bersyukur ada perusahaan swasta yang memberikan dedikasinya membangun akses jalan desa.

“Biasanya yang bangun jalan kan pemerintah, ini malah perusahaan. Mau ke kota sekarang enak. Jalannya sudah bagus ndak becek, ndak berbatu lagi,” ungkapnya.

SUMUR BOR: PT BJB menggali dua sumur bor sedalam 120 meter untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di Desa Sumendi, Kecamatan Tongas.
SUMUR BOR: PT BJB menggali dua sumur bor sedalam 120 meter untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di Desa Sumendi, Kecamatan Tongas.

PT BJB II Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan

Selain membangun jalan beton cor, PT BJB juga menggali sebuah sumur bor di Desa Sumendi, Kecamatan Tongas. Kedalamannya mencapai 120 meter.

Penggalian sumur bor ini bukan tanpa alasan. Selama bertahun-tahun, air sulit didapatkan di Desa Sumendi. Bahkan, kondisi ini membuat sawah dan lahan sekitar mengalami kekeringan.

Namun, kini kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi berkat bantuan dari PT BJB II. Air bersih dari sumur bor ini kemudian disalurkan ke permukiman warga di sekitar pabrik. Tepatnya di sisi selatan dengan jumlah 20 KK. Sehingga, warga terdampak kekeringan di sekitar lokasi tetap bisa menikmati air bersih tersebut dari tempat yang telah disediakan PT BJB.

Keberadaan sumur bor ini mengubah kegundahan warga menjadi senyuman. Semua warga yang membutuhkan air bersih, diperbolehkan mengambil sesuai kebutuhan melalui kran-kran yang sudah disediakan.

PT BJB II seperti halnya PT BJB, juga bergerak dalam bidang penyulingan oli bekas menjadi bahan bakar solar nonsubsidi. Hasil penyulingan digunakan untuk industri dan sektor perhubungan, baik darat maupun laut.

CEO Yuwie Santoso PT BJB menyebut, berdirinya PT BJB II di lokasi tersebut, mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat lokal sekitar 300 orang. Itulah mengapa dirinya berharap sinergi 3 pilar terus diperkuat. Baik dari unsur pemerintah (lurah, camat, TNI/Polri), unsur stakleholder, dan masyarakat sebagai modal utama kondusivitas pembangunan pabrik PT BJB II.

“Kami selaku perwakilan Pemkab Probolinggo mengucapkan banyak terima kasih pada PT BJB yang sudah memberi dan membangun dua fasilitas umum. Di antaranya, pembangunan jalan beton cor dan sumur bor. Insyaallah bermanfaat, perekonomian warga sekitar pun terus tumbuh,” ungkap Camat Tongas Rochmad Widiarto saat itu.

MAKANAN BERGIZI: Perwakilan PT BJB saat menyerahkan bantuan makanan bergizi bagi anak-anak melalui Posyandu Permata Berlian, Kelurahan Kedungasem.
MAKANAN BERGIZI: Perwakilan PT BJB saat menyerahkan bantuan makanan bergizi bagi anak-anak melalui Posyandu Permata Berlian, Kelurahan Kedungasem.

Gandeng Kader Posyandu, Berikan Makanan Bergizi  

Keberadaan PT BJB tidak hanya memberikan dampak postif bagi masyarakat sekitar. Kuatnya komitmen PT BJB, begitu selaras dengan program pemerintah. Salah satunya, rutin memberikan makanan bergizi melalui kader Posyandu Permata Berlian, Kelurahan Kedungasem, Wonoasih, Kota Pasuruan.

“Selain memberikan beras untuk warga sekitar, menjelang hari Raya Idul Fitri, PT BJB rutin memberikan makanan bergizi. Jadi semua anak yang datang ke posyandu kami senang. Bisa dapat makanan enak bergizi gratis. Ini juga jadi motivasi tersendiri bagi para ibu-ibu untuk mengantar anaknya datang setiap kali ada Posyandu,” ungkap Luluk, salah satu kader Posyandu Permata Berlian.

Menurut Luluk, bantuan yang diberikan PT BJB rutin diberikan setiap tahun hingga sekarang. “Bantuannya bermacam-macam. Berkarton-karton susu UHT hingga biskuit. Kadang kalau yang kami terima itu uang tunai, kami mengelolanya menjadi bermacam-macam makanan bergizi lainnya. Seperti kacang hijau dan kue.”   

Program CRS yang dilaksanakan PT BJB menuai apresiasi dari Lurah Kedungasem Yudo Pratomo. Menurutnya, perhatian PT BJB kepada masyarakat sekitar benar-benar luar biasa.

“Selama 7 tahun saya di sini, untuk sektor apa pun PT BJB selalu aktif memberikan sumbangsihnya. Kami pemerintah kelurahan mewakili masyarakat sangat berterima kasih atas kepedulian PT BJB. Semoga PT BJB menjadi perusahaan yang semakin besar, sehingga semakin besar pula program CSR yang bisa dirasakan warga sekitar,” katanya.

Keperdulian sosial merupakan tanggung jawab bersama. Bila perusahaan se-Kota Probolinggo memiliki program CSR seperti halnya PT BJB, tentu segala tantangan yang dihadapi masyarakat segera mendapatkan solusi.

“Kolaborasi konsep Pentahelix seperti inilah yang dibutuhkan. Peran pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media terus berjalan beriringan saling melengkapi,” tuturnya. (el/hn/*)

Editor : Muhammad Fahmi
#perbaikan jalan #bjb #probolinggo