Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

PT Tirta Investama Pasuruan, Berkontribusi Terhadap IBSAP 2025-2045 melalui AQUA Biodiversity Strategis and Action Plan

Hana Susanti • Sabtu, 28 Juni 2025 | 09:10 WIB
RAIH PLATINUM: PT Tirta Investama (AQUA Keboncandi Plant) meraih Peringkat ESG Platinum Papua dalam ajang Nusantara CSR Awards yang digelar La Tofi School of Social Responsibility pada Oktober 2024.
RAIH PLATINUM: PT Tirta Investama (AQUA Keboncandi Plant) meraih Peringkat ESG Platinum Papua dalam ajang Nusantara CSR Awards yang digelar La Tofi School of Social Responsibility pada Oktober 2024.

SEJUMLAH kementerian di Indonesia menyusun Indonesia Biodiversity Strategic and Action Plan (IBSAP) 2025-2045. IBSAP adalah dokumen panduan strategis untuk mengelola keanekaragaman hayati Indonesia secara berkelanjutan, sejalan dengan visi "Indonesia Emas 2045".  PT Tirta Investana Pasuruan turut berkontribusi pada IBSAP melalui Program CSR AQUA KBC dalam Penyusunan Rencana Strategis Peningkatan Kekayaan Keragaman Hayati DAS Rejoso (AQUA Biodiversity Strategis and Action Plan).

Logo RBA
Logo RBA

Secara geografis, Pasuruan berada di wilayah cekungan, antara Gunung Arjuno-Welirang di sisi barat dan Gunung Bromo di sisi timur. Kawasan cekungan ini menyebabkan Pasuruan kaya air tanah.

Alix Toulier, peneliti dari Universite deMonpellier, Perancis, menyampaikan bahwa pada tahun 1980-an, debit Mata Air Umbulan mencapai 6.000 liter/detik. Namun, debit air tersebut terus menurun, terutama dalam 10 tahun terakhir.

Menurut data Puslitbang Kementerian Pekerjaan Umum, pada tahun 2007-2008, terjadi penurunan debit air Mata Air Umbulan. Dari 4.051 liter/detik menjadi 3.278 liter/detik pada 2018.

Lalu Alix dan tim penelitinya menyebut, jumlah sumur artesis pada April 2019 sebanyak 600-an. Masing-masing dengan debit air rata-rata 4 liter/detik dengan kedalaman 60-80 meter. Bahkan, ada yang 35 liter/detik dengan kedalaman 150 meter.

Kebanyakan sumur-sumur tersebut dibiarkan mengalir 24 jam setiap hari, baik digunakan maupun tidak. Hal ini menyebabkan cepatnya Mata Air Umbulan mengering, sementara warga tak menyadarinya.

KOLAM LIMPASAN: Pemanfaatan kolam limpasan sebagai model keragaman hayati lahan basah, salah satu program Pelestarian Keragaman Hayati dari CSR AQUA Keboncandi. Kolam limpasan ini juga dijadikan ujico
KOLAM LIMPASAN: Pemanfaatan kolam limpasan sebagai model keragaman hayati lahan basah, salah satu program Pelestarian Keragaman Hayati dari CSR AQUA Keboncandi. Kolam limpasan ini juga dijadikan ujico

Menyikapi kondisi itu, CSR AQUA KBC membuat program berupa Penyusunan Rencana Strategis Peningkatan Kekayaan Keragaman Hayati DAS Rejoso (AQUA Biodiversity Strategis and Action Plan). Program ini sekaligus sebagai kontribusi terhadap Indonesia Biodiversity Strategic and Action Plan (IBSAP) 2025-2045.

Sejumlah kegiatan dilakukan melalui program ini. Antara lain, membuat Taman Kehati AQUA Keboncandi yang awalnya merupakan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) PT Tirta Investama - Keboncandi Plant. RTH ini ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Pasuruan  Nomor 503/23/424.077/2013.

FGD: Workshop dan FGD penyusunan rencana strategis peningkatan kekayaan keragaman hayati Hulu DAS Rejoso digelar PT Tirta Investama, AQUA Keboncandi.
FGD: Workshop dan FGD penyusunan rencana strategis peningkatan kekayaan keragaman hayati Hulu DAS Rejoso digelar PT Tirta Investama, AQUA Keboncandi.

Selanjutnya, pada 2019, dikembangkan sebagai Taman Kehati AQUA Keboncandi melalui SK Kepala Pabrik Nomor 294/KBC/HR.I/XII/2020. Berdasarkan surat keputusan itu, pada tahun 2022 diterbitkan surat imbauan Nomor 158/KBC/HR.I/IX/2022 tentang Perlindungan Flora dan Fauna di kawasan pabrik PT Tirta Investama - Keboncandi Plant. Kemudian diterbitkan SK Kepala Pabrik No95/KBC/HR.I/VII/23 tentang Perlindungan Species Troides Cuneifera (Kupu-Kupu Raja Cuneifera) di area pabrik PT Tirta Investama – Keboncandi.

Perubahan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi karyawan dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Juga mempromosikan praktik pengelolaan yang berkelanjutan dan teknologi ramah lingkungan.

DETEKTIF AIR: Sejumlah pelajar mengikuti kegiatan STOMATA (Sekolah Mitra Taman Kehati AQUA) menjadi detektif Mata Air Umbulan. STOMATA melibatkan berbagai kegiatan seperti pendidikan lingkungan, konse
DETEKTIF AIR: Sejumlah pelajar mengikuti kegiatan STOMATA (Sekolah Mitra Taman Kehati AQUA) menjadi detektif Mata Air Umbulan. STOMATA melibatkan berbagai kegiatan seperti pendidikan lingkungan, konse

“Melalui program di atas, CSR AQUA Keboncandi menjalankan sejumlah peran strategis. Antara lain, melakukan pengkayaan spesies tumbuhan yang dapat menunjang mata air, seperti genus fecus,” terang Wahyuni Wulandari, kala itu masih kepala pabrik PT Tirta Investama AQUA Keboncandi.

Selain itu, memperkaya spesies tumbuhan dengan mengadopsi komunitas tumbuhan alami yang ada di Sumber Klakah, Desa Galih. Ini dilakukan sebagai bahan percontohan untuk membentuk hutan alami khususnya di wilayah Lahan Pecaton.

TANAM POHON: Kepala Pabrik AQUA Keboncandi M. Fahroni menanam pohon dalam acara penanaman di Taman Kehati AQUA Keboncandi bersama mitra lokal.
TANAM POHON: Kepala Pabrik AQUA Keboncandi M. Fahroni menanam pohon dalam acara penanaman di Taman Kehati AQUA Keboncandi bersama mitra lokal.

Melalui AQUA Biodiversity Strategis and Action Plan, juga memperkaya jenis tanaman buah yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sekaligus dengan cara ini, menciptakan komunitas hutan di areal tegal masyarakat.

Tidak hanya itu, CSR AQUA Keboncandi juga melakukan penanaman tumbuhan sebagai bank pakan hewan ternak, seperti Gamal dan Kaliandra. Memberikan papan informasi yang berisikan keragaman flora dan fauna di kawasan tegal desa dan masyarakat Desa Galih, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Tujuannya sebagai sarana edukasi pada masyarakat untuk saling menjaga

“Juga memberikan edukasi dan penyadartahuan terhadap pentingnya flora dan fauna dalam menjaga keberlangsungan ekosistem serta jasa lingkungan yang didapat masyarakat saat mampu hidup selaras dengan hutan,” lanjutnya. (hn/*)

 

Kontribusi AQUA melalui Program CSR Pelestarian Keragaman Hayati

Merupakan seluas 11 hektare sebagai embrio pengembangan Hutan Lestari Desa sebagai percontohan Program Comdev berbasis Konservasi Recharge Area AQUA Keboncandi melalui skema Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup sesuai PP 46 Tahun 2017 tentang Instrumen Ekonomi Lingkungan.

 

Zona inti konservasi Mata Air Umbulan sebagai mata air pantau bagi kepentingan bisnis dan program konservasi recharge area DAS Rejoso.

 

Sabuk Ijo Pantai Mangrove Center Pasuruan sebagai lokasi awal program konservasi CSR AQUA Keboncandi melalui penanaman 108.000 mangrove Tahun 2008–2010.

 

 

Fakta tentang Konservasi Keragaman Hayati AQUA

Editor : Muhammad Fahmi
#radar bromo awards #Tirta Investama #aqua