Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

PT PLN Nusantara Power UP Paiton Kembangkan Ekonomi Hijau melalui Panarukan di Desa Kalianan

Jamaludin Uno • Sabtu, 28 Juni 2025 | 08:51 WIB
INTERVENSI: PT PLN Nusantara Power UP Paiton mendukung Pokmas Garuda Sakti melalui pembangunan green house, pemenuhan aspek K3, diversifikasi produk, perizinan produk dan elektrifikasi alat produksi.
INTERVENSI: PT PLN Nusantara Power UP Paiton mendukung Pokmas Garuda Sakti melalui pembangunan green house, pemenuhan aspek K3, diversifikasi produk, perizinan produk dan elektrifikasi alat produksi.

SEJAK 2021, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Paiton mengembangkan program Panarukan (Pertanian dan Peternakan Kalianan Ramah Lingkungan) di Desa Kalianan, Krucil, Kabupaten Probolinggo. Melalui program ini, peningkatan kesejahteraan masyarakan desa meningkat.

Logo RBA
Logo RBA

PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Paiton terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satunya melalui program Panarukan.

Panarukan dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pertanian dan peternakan berbasis ramah lingkungan. Ada beberapa pihak yang menjadi sasaran utama program ini. Mulai penderes aren (pengambil nira pohon aren), petani madu, peternak sapi perah, hingga kelompok wanita tani (KWT).

Pelaksanaannya dilakukan dengan menggandeng Kelompok Masyarakat (Pokmas) Garuda Sakti desa setempat. Melalui pendekatan terpadu, PLN Nusantara Power UP Paiton melakukan berbagai intervensi produktif.

Mulai dari pelatihan, hingga difasilitasi rumah produksi lengkap dengan peralatannya. Termasuk, melakukan studi banding ke Pacitan beberapa waktu lalu.

Mereka kini memproduksi gula semut, gula batok, dan gula cair. Salah satu proses tahapan produksinya adalah memasak gula aren dengan menggunakan api dari biogas yang bersumber dari kotoran sapi. Sehingga, lebih ramah lingkungan dan tidak mencemari udara sekitar.

PENDAMPINGAN: Pokmas Garuda Sakti pelatihan pengelolaan biogas. Dengan  memanfaatkan kotoran hewan (kohe) sapi.
PENDAMPINGAN: Pokmas Garuda Sakti pelatihan pengelolaan biogas. Dengan memanfaatkan kotoran hewan (kohe) sapi.

Program ini membuat penderes aren banyak yang tertarik bergabung. Bila awalnya hanya 35 orang yang bergabung, sekarang mencapai 137 petani.

“Produk kami kini terdiri atas gula semut, gula batok, dan gula cair. Proses produksinya kami memanfaatkan biogas dari kotoran sapi. Jadi lebih ramah lingkungan,” ujar Eko Rohim, ketua Pokmas Garuda Sakti.

Sejauh ini, menurut Eko, ada 20 petani madu yang bergabung dalam kelompok ini. Seperti halnya penderes aren, PT PLN Nusantara Power UP Paiton juga memberikan pendampingan dan dukungan sarana. Di antaranya, 6 boks bibit lebah, peralatan panen dan pascapanen, hingga peralatan keselamatan (safety).

“Yang jelas, sejak ada dukungan dari PT PLN Nusantara Power, kualitas produksi kami semakin meningkat. Pendapatan kami juga terdongkrak. Kalau awalnya gula aren hanya Rp 14 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram,” katanya.

Program Panarukan menunjukkan hasil nyata yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu dampak paling mencolok dari program ini adalah peningkatan pendapatan rata-rata anggota sebesar 30 persen atau sekitar Rp 3,3 juta.

Tak hanya itu, sebanyak 125 anggota kelompok kini telah tercakup dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Memberikan mereka perlindungan sosial yang lebih baik jika terjadi kecelakaan kerja maupun risiko lainnya.

Program Panarukan tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, namun juga pada keberlanjutan lingkungan. Salah satu inovasi yang berhasil diterapkan adalah pemanfaatan 128 ton kotoran sapi untuk diolah menjadi biogas.

Program ini juga menyumbang pengurangan emisi karbon. Tercatat, program ini mampu menyerap CO2 sebesar 427,72 ton CO2eq per tahun.

Dalam sektor peternakan, program Panarukan juga memperkuat ketahanan pangan ternak. Dengan produksi 60 drum silase pakan ternak fermentasi berkualitas tinggi yang mendukung peningkatan produktivitas susu dan kesehatan hewan.

Sejak dijalankan, jumlah penerima manfaat program ini telah mencapai 202 orang. Angka ini menunjukkan Program Panarukan benar-benar menyentuh akar persoalan di masyarakat dan menjawab kebutuhan riil petani dan peternak desa.

PERLINDUNGAN: Hingga saat ini ada sebanyak 125 orang anggota kelompok Garuda Sakti yang tercover BPJS Ketenagakerjaan.
PERLINDUNGAN: Hingga saat ini ada sebanyak 125 orang anggota kelompok Garuda Sakti yang tercover BPJS Ketenagakerjaan.
 

Sejalan dengan Program Peti Koin Bermantra Kabupaten Probolinggo

Sejak diluncurkan tahun 2021, Program Panarukan terus menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Program ini merupakan bentuk komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari PT PLN Nusantara Power UP Paiton yang bersinergi dengan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Garuda Sakti.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi memberikan apresiasi tinggi terhadap Program Panarukan. Menurutnya, program ini bukan hanya sukses di lapangan. Namun, juga mencerminkan praktik pembangunan inklusif yang patut dicontoh.

“Program Panarukan merupakan wujud nyata sinergi antara sektor publik dan dukungan CSR dalam membangun ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Intervensi yang menggabungkan inovasi pertanian, peternakan ramah lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat ini selaras dengan visi pembangunan daerah dan SDGs,” katanya.

Menurutnya, capaian program ini menjadi bukti bahwa pendekatan holistik bisa memperkuat ketahanan ekonomi desa, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari peningkatan pendapatan warga, pelibatan aktif masyarakat, hingga kontribusinya dalam menurunkan emisi karbon.

 “Program ini adalah contoh baik bagaimana pendekatan holistik dapat memperkuat ketahanan ekonomi desa, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, program ini sejalan dengan Program Peti Koin Bermantra Kabupaten Probolinggo. Yaitu, kolaborasi pengentasan kemiskinan dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah dari desil 1, 2, dan 3,” pungkasnya.

Senior Manajer (SM) PT PLN Nusantara Power UP Paiton Dwi Juli Harsono mengatakan, Program Panarukan menjadi wujud nyata komitmen PLN Nusantara Power UP Paiton dalam mendukung pertanian dan peternakan yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.

“Kami ingin mendorong masyarakat Kalianan agar mampu mengelola potensi lokal dengan cara yang lebih modern, produktif, dan tetap menjaga kelestarian alam. Sinergi seperti inilah yang kami harapkan dapat menciptakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.

DUKUNGAN: Untuk mendukung proses dan kualitas produk, Pokmas Garuda Sakti juga difasilitasi rumah produksi gula semut.
DUKUNGAN: Untuk mendukung proses dan kualitas produk, Pokmas Garuda Sakti juga difasilitasi rumah produksi gula semut.

Raih Dua Penghargaan Bergengsi

Program Panarukan yang dikembangkan PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Paiton di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, tak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Namun, juga memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

Program yang menyasar penderes aren, petani madu, peternak sapi perah, dan kelompok wanita tani di Desa Kalianan ini sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 8.3(b). Poin tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

PROMOSI: Produk Aren Pokmas Garuda Sakti mengikuti pameran untuk membuka mengenalkan produk dan memperluas jaringan.
PROMOSI: Produk Aren Pokmas Garuda Sakti mengikuti pameran untuk membuka mengenalkan produk dan memperluas jaringan.

Juga peningkatan produktivitas, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan UMKM melalui inovasi dan kreativitas lokal. Di lapangan, implementasi program ini telah meningkatkan kualitas produksi dan pendapatan para anggota kelompok yang tergabung dalam Pokmas Garuda Sakti.

Atas capaian tersebut, PLN Nusantara Power UP Paiton diganjar penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Program Panarukan mengantarkan perusahaan meraih Gold dalam ajang Indonesia Sustainable Development Awards (ISDA) 2024 serta Silver dalam Environmental & Social Innovation Awards (ENSIA) 2024, khususnya pada kategori inovasi sosial. (uno/hn/*)

Editor : Muhammad Fahmi
#radar bromo awards #probolinggo #krucil #PLN Nusantara Power