PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yang mengelola jalan tol ruas Gempol-Pasuruan, turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Terutama di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. Dengan akses jalan yang membentang sepanjang 34,15 kilometer, jalan ini menjadi tulang punggung transportasi di sektor perdagangan, industri dan sektor lain, sehingga turut mendorong kemajuan ekonomi.
Ruas Gempol-Pasuruan menjadi akses penting sebagai pendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Karena menghubungkan akses ke kawasan industri, permukiman serta wisata. Karena itu, pembangunan jalan tol ini, proyek strategis nasional.
Ruas tol Gempol-Pasuruan merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa. Di mana, pembangunannya ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas dari Surabaya menuju wilayah timur di Jawa Timur dan juga sebaliknya," jelas Direktur Utama PT Jasamarga Gempol Pasuruan Muhammad Taufik Akbar.
Proyek pembangunan ruas jalan tol Gempol-Pasuruan ini, dikembangkan dalam beberapa tahap, dan terdiri atas beberapa seksi. Pembangunan dan pengoperasian ruas tol ini, dilaksanakan oleh PT Jasamarga Gempol Pasuruan, anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang fokus pada pengelolaan ruas jalan tol Gempol-Pasuruan.
Selain itu, pembangunan ruas ini, bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Mengurangi kemacetan lalu lintas jalan nasional di jalur pantai utara (pantura), serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan mempercepat distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Pengembangan dilakukan melalui skema investasi berkelanjutan oleh PT Jasamarga Gempol Pasuruan, dengan koordinasi intensif bersama pemerintah dan pihak terkait.
Setiap seksi dibangun dengan standar kualitas jalan tol nasional. Dilengkapi fasilitas penunjang dan diuji kelayakan operasional, sebelum dibuka untuk umum," bebernya.
Dengan telah tersambungnya seluruh seksi tol, PT Jasamarga Gempol Pasuruan optimis dapat terus meningkatkan pelayanan dan keselamatan bagi pengguna jalan. Serta memperkuat peran ruas ini, sebagai tulang punggung transportasi di kawasan Jawa Timur.
Peningkatan Kualitas Jalan Tol Terus Dilakukan
Untuk terus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tol, PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas jalan tol di ruas Tol Gempol-Pasuruan. Salah satunya, melakukan pekerjaan overlay sebagai bagian dari program pemeliharaan berkala. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan.
Pelaksanaan ini dilakukan oleh tim teknik PT JGP, bekerja sama dengan mitra pelaksana proyek. Menggunakan sejumlah alat berat, serta didukung tenaga kerja lapangan yang profesional dan berkelanjutan.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap. Pelaksanaannya menyesuaikan kondisi lalu lintas. Agar tidak mengganggu kelancaran perjalanan pengguna jalan tol. Difokuskan pada beberapa titik, baik arah Surabaya maupun arah Probolinggo," terang Direktur Utama PT Jasamarga Gempol Pasuruan Muhammad Taufik Akbar.
Peningkatan dilakukan untuk menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. Serta mencegah potensi kerusakan lebih lanjut. Sehingga, dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Sesuai komitmen perusahaan, untuk terus memberikan pelayanan terbaik, melalui infrastruktur jalan tol yang aman, nyaman, dan andal," ungkapnya.
Sediakan Rest Area dengan Fasilitas Lengkap
Dalam perkembangannya PT JGP, terus meningkatkan kualitas layanan, diberbagai aspek layanan operasional secara menyeluruh. Salah satunya, peningkatan layanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP). Tepatnya di rest area yang berada di KM 792 A dan KM 792 B.
Rest area tersebut, menyediakan berbagai fasilitas lengkap. Mulai dari tempat parkir yang luas, dengan kapasitas tampung hingga 250 kendaraan, tempat ibadah berupa masjid yang mampu menampung hingga 500 jemaah.
Selain itu, terdapat toilet, tenant, UMKM, SPBU, dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Paket layanan ini, sengaja disajikan PT JGP untuk memenuhi kepuasan pelanggan dalam menikmati perjalanan yang singgah di rest area. Tidak sekadar istirahat, namun bisa menikmati beberapa fasilitas yang ada," tuturnya.
Dalam operasionalnya, PT JGP melayani transaksi tol di empat gerbang tol. Tentunya dengan transaksi yang akurat, serta para petugas yang andal.
PT Jasamarga Gempol Pasuruan juga telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Hal ini untuk memastikan integritas dan kredibilitas dalam kinerja yang lebih berkualitas.
Rutin Laksanakan Program TJSL
Dalam operasionalnya, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjadi atensi dan komiten untuk terus dilakukan oleh PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) sebagai penggelola ruas jalan Tol Gempol-Pasuruan. Bentuknya beragam. Mulai penyerahan hewan kurban, pemberian bantuan material renovasi masjid. Hingga pembangunan septiktank.
Untuk penyerahan hewan kurban, dilakukan ke beberapa instansi terkait. Juga tersebar ke sejumlah musala maupun masjid. Sementara, bantuan berupa material, direalisasikan ke masjid yang berada di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji. Pembangunan septiktank, diwujudkan di enam KK yang berada di Kelurahan Purutrejo dan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Selain itu, ada pula kegiatan pemberian santunan untuk 45 anak yatim di masjid rest area Tol Gempol-Pasuruan. Kegiatan itu dilakukan bersamaan dengan peringatan Nuzulul Quran, di bulan Ramadan kemarin.
Program TJSL ini, wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Serta, dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dan lingkungan sekitar," kata Direktur Utama PT Jasamarga Gempol Pasuruan Muhammad Taufik Akbar.
Program TJSL lain di tahun ini, berupa penanaman sebanyak 170 pohon. Terdiri dari jenis pohon kelengkeng, ketapang laut, pucuk merah, ketapang kencana, tabebuya, dan bougenville.
Pohon-pohon tersebut ditanam di area hijau dan tepi jalan tol sepanjang ruas jalan Tol Gempol-Pasuruan. Pelaksanaannya sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
PT Jasamarga Gempol Pasuruan berharap, kegiatan ini menjadi langkah nyata, dalam mewujudkan jalan tol yang ramah lingkungan. Sekaligus berkontribusi pada pelestarian alam bagi generasi mendatang," ungkapnya. (zal/*)
Editor : Muhammad Fahmi