PT Sasa Inti Gending, Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Salah satunya di bidang pendidikan.
Perusahaan yang bergerak bidang industri makanan dan bumbu terkemuka ini merampungkan pembangunan gedung untuk PAUD/TK Among Putra di Desa/Kecamatan Gending pada 2024. Gedung ini menggantikan gedung lama yang kurang representatif.
Gedung baru itu terdiri atas dua ruang kelas yang nyaman. Lokasinya strategis. Dekat Kantor Desa Gending. PT Sasa Inti juga melengkapinya dengan berbagai fasilitas pendidikan. Seperti meja, kursi, papan tulis, dan alat permainan edukatif (APE). Siswa juga mendapat bantuan buku, tas, dan sepatu.
Pembangunan gedung pendidikan anak usia dini ini merupakan kolaborasi antara PT Sasa Inti dan Yayasan Happy Heart Indonesia, yang fokus terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini.
Gedung ini diresmikan oleh Pj Bupati Probolinggo saat itu, Ugas Irwanto bersama jajaran direktur PT Sasa Inti. Pembangunan ini tidak hanya mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keamanan, tetapi juga manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
General Manager Plant MSG PT Sasa Inti Setio Adi Susanto mengatakan, perusahaan ingin turut mencetak generasi cerdas dan kompetitif sejak usia dini. Ia menyebutkan, sekitar 90 persen karyawan berasal dari daerah sekitar, sehingga investasi di pendidikan anak menjadi investasi masa depan perusahaan.
“Selain membangun TK, PT Sasa Inti juga aktif dalam kegiatan edukatif lainnya. Seperti penguji eksternal SMK, pelatihan Adiwiyata, PKL mahasiswa, sosialisasi pengurangan sampah plastik, serta menerima siswa dan mahasiswa PKL. Bahkan, pelajar dan mahasiswa tersebut mendapat uang saku setiap bulan selama PKL, juga piagam diakhir PKL,” jelasnya.
Fokus Tiga Bidang CSR
PT Sasa Inti menjalankan, program corporate social responsibility (CSR) secara berkelanjutan dan terstruktur dengan fokus pada tiga bidang strategis. Meliputi, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Ketiganya saling berkaitan dan saling memperkuat.
Di bidang kesehatan, PT Sasa Inti aktif mengampanyekan pencegahan stunting. Bekerja sama dengan Yayasan Rotary Club Indonesia, program ini sudah berjalan selama tiga tahun. Melalui pelatihan bagi kader posyandu, guru, dan pengurus pondok pesantren, perusahaan menyebarkan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang kepada masyarakat.
Perusahaan juga memberikan bantuan nutrisi dalam rangka pencegahan stunting. Serta, menyediakan makanan bergizi gratis di beberapa sekolah dan puskesmas sekitar perusahaan.
“Masalah kesehatan, terutama stunting, sangat erat kaitannya dengan pendidikan. Anak yang sehat tumbuh lebih optimal dan siap belajar,” ujar General Manager Plant MSG PT Sasa Inti Gending Setio Adi Susanto.
Di sektor pendidikan, perusahaan membangun fasilitas pendidikan, seperti gedung PAUD/TK Among Putra. Lengkap dengan sarana penunjang. Sementara, di bidang ekonomi, PT Sasa Inti membina UMKM lokal. Seperti UMKM Argen (Arek Gending) Meme yang memproduksi rengginang, manisan, dan minuman herbal. Produk mereka bahkan sudah menjangkau pasar Bali.
PT Sasa Inti juga menjalin kemitraan dengan petani garam di Desa Pajurangan. Setelah melalui pembinaan dan edukasi, kualitas hasil panen mereka kini memenuhi standar industri dan dibeli langsung oleh perusahaan.
“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat. Mewujudkan lingkungan yang sehat, cerdas, dan mandiri,” ujar Setio. (uno/rud/*)
Editor : Muhammad Fahmi