PT Jasamarga Pandaan Tol (PT JPT) sebagai pengelola Jalan Tol Gempol-Pandaan, memiliki peranan penting dalam mendukung pengembangan wilayah Segitiga Emas di Jawa Timur dan merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Transjawa sebagai jalur penghubung antar daerah yakni Pasuruan, Malang dan Surabaya.
Terbentang sepanjang 13,61 kilometer, Jalan Tol Gempol-Pandaan mencakup sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan antara lain Gempol, Beji, Pandaan dan Sukorejo. Selain itu Jalan tol ini menjadi penghubung antara Jalan Tol Surabaya-Gempol, Jalan Tol Gempol-Pasuruan serta Jalan Tol Pandaan-Malang.
"Karena itu keberadaan Jalan Tol Gempol-Pandaan ini memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan wilayah Segita Emas di Jawa Timur seperti Malang, Pasuruan dan Surabaya," jelas Direktur Utama PT JPT, Netty Renova.
Dengan beroperasinya jalan Tol Gempol - Pandaan dapat memberikan penghematan waktu tempuh sebesar 55 - 65 persen jika dibandingkan melewati jalan non tol.
"Adanya penghematan waktu tempuh tersebut sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha, serta diharapkan dapat menjadi pemicu meningkatnya investasi di wilayah Pandaan dan sekitarnya," bebernya.
Selain dari sisi penghematan waktu tempuh, keberadaan Jalan Tol Gempol-Pandaan juga dapat menjadi sarana kebijakan stimulus pemerintah dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal itu terbukti, dengan diberlakukannya tarif diskon pada periode kuartal ke dua tahun 2025, sebesar 20 persen untuk semua golongan kendaraan yang melakukan perjalan jarak jauh menerus dengan cara menggunakan metode pembayaran uang elektronik dengan saldo cukup.
"Kebijakan tarif diskon tersebut diberlakukan mulai tanggal 6 - 9 Juni 2025 kemarin dan tanggal 27-29 Juni 2025," imbuhnya. Untuk informasi lebih lanjut terkait diskon tarif bisa melalui Instagram PT JPT: @official.jpt
Memberikan Layanan Terbaik Dengan Tetap Menjaga Kelestarian Lingkungan
PT JPT senantiasa berupaya memberikan layanan terbaik kepada para pengguna jalan dengan memastikan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan yang berkendara di Jalan Tol Gempol-Pandaan.
Adapun jenis layanan Jalan Tol Gempol-Pandaan meliputi layanan Pemeliharaan, Layanan Transaksi dan Layanan Lalu Lintas.
Bentuk layanan pemeliharaan mencakup perawatan lingkungan, pemeliharaan saluran drainase, pemeliharaan perkerasan jalan hingga pemeliharaan sarana pelengkap jalan dan pemeliharaan tebing.
"Kami berkomitmen untuk selalu memenuhi standar pelayanan minimal Jalan Tol serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan pada Jalan Tol Gempol-Pandaan," ungkap Direktur Utama PT JPT, Netty Renova.
Pada layanan transaksi, Jalan Tol Gempol-Pandaan menyediakan tiga gerbang tol, antara lain Gerbang Tol Pandaan, Gerbang Tol Gempol 2 dan Gerbang Tol Gempol 3, dengan jumlah total 13 gardu tol exit maupun entrance. Sebagai upaya mitigasi dalam menghadapi peningkatan volume lalu lintas pada Gerbang Tol, telah disiapkan mobile reader untuk menambah kapasitas transaksi.
Sementara pada Layanan Lalu Lintas tersedia armada yang siap melayani para pengguna jalan tol. Armada yang dimaksud, berupa dua unit Mobile Customer Service, satu unit Rescue, satu unit Ambulance, dua unit Derek dan satu unit Polisi Jalan Raya (PJR). Bagi para pengguna jalan tol yang memerlukan bantuan petugas, tersedia layanan pengguna jalan tol melalui Call Center 14080.
"Kami melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Hal ini untuk mengurai antrean kendaraan, baik di gerbang tol maupun di akses jalan tol," bebernya.
Selain melalui call center, pengguna jalan tol dapat mengakses aplikasi Travoy untuk membantu merencanakan dan mengatur perjalanan. Aplikasi tersebut berisi informasi lalu lintas terkini, estimasi jarak dan waktu tempuh, tarif tol, CCTV real time, rest area yang akan dilalui dan berbagai fitur lain.
Untuk meningkatkan kenyamanan kepada pengguna jalan, pada kantor PT JPT tersedia fasilitas toilet umum, toilet disabilitas, masjid, dan ruang laktasi. Selain itu sebagai bentuk upaya berkelanjutan menjaga kelestarian lingkungan, PT JPT secara berkelanjutan telah melakukan efisiensi energi, efisiensi air, pemilahan dan pengolahan sampah serta penanaman pohon. Hal ini terbukti dari diraihnya sertifikat Green Toll Road Indonesia 2023-2025 dengan predikat Gold.
Berkomitmen Melaksanakan Program TJSL
Dalam bidang sosial, PT JPT berkomitmen melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar jalan tol yang dikemas dalam program JPT Peduli.
Pada Tahun 2025, PT JPT memberikan santunan kepada anak yatim di Dusun Kedanten, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji dan penyerahan hewan kurban berupa sapi dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446H.
Dalam rangka HUT PT JPT ke-12 tahun, PT JPT memberikan bantuan kepada UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha di Pandaan serta pemberian santunan kepada Panti Asuhan Siti Fatimah di Kecamatan Pandaan.
"Program TJSL ini sebagai bentuk kepedulian PT JPT dan merupakan komitmen kami untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar jalan tol,” tutur Direktur Utama PT JPT, Netty Renova.
Sementara di bidang lingkungan, bentuk kegiatannya berupa penanaman pohon di ruas jalan tol. Sampai saat ini PT JPT telah melaksanakan penanaman sebanyak 197 tanaman dari total rencana 350 tanaman di tahun 2025 (zal/one/*)
Editor : Muhammad Fahmi