Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perpustakaan Daerah Probolinggo Berstandar Nasional dengan Layanan PISAH, hanya Dua yang Ada di Jawa Timur, Seperti Ini Kondisinya

Arif Mashudi • Jumat, 7 Juni 2024 | 14:40 WIB

DILENGKAPI MAINAN: Ruang baca khusus anak, salah satu fasilitas di Perpusda Probolinggo yang telah menerapkan layanan PISAH berstandar nasional. Ruang ini juga dilengkapi mainan untuk anak.
DILENGKAPI MAINAN: Ruang baca khusus anak, salah satu fasilitas di Perpusda Probolinggo yang telah menerapkan layanan PISAH berstandar nasional. Ruang ini juga dilengkapi mainan untuk anak.

Perpustakaan Daerah (Perpusda) Probolinggo memiliki pelayanan Pusat Informasi Sahabat Anak(PISAH). Pelayanan PISAH yang berstandar nasional itu, hanya ada di empat daerah se-Indonesiapada 2023. Di Jawa Timur, hanya dua daerah yaitu Surabaya dan Kota Probolinggo.

LOKASI Perpusda Probolinggo sangat strategis. Terletak di pusat Kota Probolinggo, tepatnya di sebelah timur Alun-alun Kota Probolinggo. Sehingga, mudah dijangkau siapa saja yang hendak datang. Terutama anak-anak.

Seperti hari itu, sejumlah sepeda listrik dan sepeda onthel anak-anak terparkir di lokasi parkir Perpusda Probolinggo. Di dalam Perpusda, sejumlah pelajar SD sedang membaca di ruang baca anak.

Gedung dengan dua lantai itu, menempatkan ruang baca dan koleksi baca di lantai atas. Namun, ruang baca dan koleksi baca anak ditempatkan di ruangan terpisah dengan ruang baca orang dewasa.

Kondisi ini ternyata mampu menarik anak-anak untuk datang ke Perpusda. Seperti Marisa Silvia, pelajar kelas 2 SDN Mayangan yang tinggal di Jalan Ikan Dorang, Mayangan, Kota Probolinggo.

Dia sudah beberapa kali berkunjung ke Perpusda. Biasanya, bersama temannya Marisa mengunjungi Perpusda sepulang sekolah. Mereka tidak hanya membaca, namun juga bermain di Perpusda.

Memang, ruang baca anak yang ada di Perpusda Probolinggo dilengkapi dengan pelayanan dan fasilitas berstandar nasional.

Seperti, ruangan khusus terpisah dengan ruang baca dewasa, rak-rak koleksi buku juga dibuat tidak tinggi, disesuaikan dengan tinggi anak-anak.

Selain itu, di dalam ruang baca anak berukuran sekitar 6 x 6 meter itu, ada juga fasilitas permainan. Mulai ayunan, perosotan, dan bongkar pasang.

Koleksi buku yang disusun rapi di rak-rak, juga dikhususkan untuk anak-anak. Sesuai dengan program pelayanan PISAH, Perpusda Probolinggo juga sering dikunjungi anak dan orang tuanya.

Biasanya, orang tua sekadar menemani di dalam ruang baca. Ada juga yang ikut membaca di di ruang baca dewasa.

”Sering sekali, anak datang ke sini bareng orang tuanya. Kadang orang tuanya menemani di ruang baca anak. Ada juga yang membaca di ruang sebelah,” kata Novi Isnaini, petugas Perpusda Probolinggo yang memiliki sertifikasi ramah anak.

Novi menerangkan, Perpusda Probolinggo sudah lama berdiri. Tetapi, pelayanan PISAH memang ada di tahun 2023 dan sudah berstandardisasi nasional.

Saat itu, di awal tahun 2023, di Indonesia hanya ada empat daerah yang menerapkan PISAH berstandar nasional. Sementara di Jawa Timur hanya ada dua daerah yaitu Kota Surabaya dan Kota Probolinggo.

”Jadi layanan PISAH ini bagian dari Kota Layak Anak (KLA). Di Kota Probolinggo sudah ada dan terapkan mulai tahun 2023,” terangnya.

Layanan PISAH, dikatakan Novi, tidak hanya harus memiliki fasilitas permainan anak. Ada juga syarat lain.

Misalnya, rak buku, koleksi buku, sampai tempat baca buku harus ramah anak. Selain itu, petugas perpustakaan harus ada yang memiliki sertifikat ramah anak. ”Alhamdulillah, saya tahun 2022 sudah mengikuti pelatihan dan bersertifikat ramah anak,” ujarnya.

Saat ini, menurut Novi, Perpusda Probolinggo juga sering didatangi kelompok. Misalnya, sekolah menggelar outing class di perpustakaan.

Kondisi Perpusda Probolinggo memang memungkinkan dijadikan tempat outing class. Sebab, ada ruangan yang bisa menampung 50 anak.

”Layanan perpustakaan ini buka tiap hari. Senin sampai Jumat itu pukul 8 pagi sampai 3 sore. Kemudian Sabtu dan Minggu pukul 8 pagi sampai pukul 12 siang,” terangnya.

Kabid Perpusda Probolinggo di Dispersip Kota Probolinggo Retno Widosari mengatakan, Perpusda Probolinggo tidak hanya menerapkan layanan PISAH yang berstandar nasional. Ada juga kemudahan layanan untuk mencari koleksi buku.

Pengunjung tidak perlu susah mencari buku yang dibutuhkan. Cukup mencari judul buku di daftar koleksi buku.

Begitu ditemukan, pengunjung bisa meninggalkan alamat dan nomor handphone yang bisa dihubungi. Kemudian, bisa langsung pulang.

Selanjutnya, petugas perpustakaan yang akan mencarikan buku tersebut. Kemudian mengantarnya ke alamat pengunjung tersebut.

Tidak hanya itu. Perpusda Probolinggo menjadi pusat rekreasi. Sebab, banyak pengunjung yang sengaja datang untuk menghilangkan jenuh dengan cara membaca buku koleksi perpustakaan.

“Sering juga, orang tua dan anak datang ke sini, apalagi hari minggu. Kemudian tiap minggu di akhir bulan, ada Komunitas Kampung Dongeng yang mengadakan kegiatan di ruang baca anak ini,” terangnya. (hn)

Editor : Achmad Syaifudin
#ramah anak #perpusda #Kota Probolinggo #kota layak anak