Sebuah destinasi wisata anyar di Kabupaten Pasuruan mulai dibuka pada 2 Februari. Yaitu TamanK yang ada di Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan. Yang menarik, ada water slide rumput sintetis. Salah satu wahana yang kini sedang viral.
TamanK berada di Dusun/Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Berada di sisi timur ruas jalan kabupaten jurusan Pandaan – Ledug. Destinasi wisata anyar ini menyuguhkan nuansa alam dan budaya korea.
Meski terbilang baru, destinasi wisata ini selalu ramai pengunjung. Terutama saat weekenddan liburan. Tempatnya yang strategis dan mudah dijangkau, membuat pengunjung tidak kesulitan menuju lokasi.
Ditambah lahan parkir yang luas, memudahkan kendaraan wisatawan parkir. Mulai motor, mobil, hingga bus pariwisata.
Sejumlah wahana pun disiapkan di sini. Namun, yang saat ini sedang viral yaitu perosotan air (water slide) rumput sintetis. Wahana ini bahkan menjadi salah satu yang paling disukai pengunjung.
Yang menarik, water slide rumput sintetis di TamanK ini merupakan yang tertinggi di Indonesia. Tingginya 21 meter, lebar 28 meter dan panjangnya 100 meter.
“Water slide rumput sintetis ini merupakan wahana ekstrem yang bisa memacu adrenalin,” ucap Adi Maulani, supervisor waterpark di TamanK.
Karena wahana ekstrem, ada ketentuan khusus yang harus dipatuhi pengunjung. Di antaranya usia minimal pengunjung 12 tahun dan bobot maksimal 80 kilogram.
Cara mainnya sederhana. Pengunjung meluncur di water slide rumput sintetis dengan media ban dan water disk. Water disk yaitu semacam papan tipis mirip tempeh.
“Anak di bawah 12 tahun boleh, asalkan diizinkan orang tuanya dan berani. Pengunjung dengan bobot lebih dari 80 kilogram juga boleh. Ini aman, tentunya diperbolehkan bagi yang berani,” lanjut Adi.
Dengan ketinggian 21 meter dan panjangnya 100 meter, water slide ini memiliki tingkat kemiringan atau elevasinya 17-27 derajat. Karena itu, semakin berat badan pengunjung, maka meluncurnya akan semakin kencang.
Water slide sendiri operasionalnya dilakukan saat cuaca cerah saja. Bila hujan, kegiatan akan dihentikan.
Tujuannya mengantisipasi petir yang mungkin terjadi. Karena itu, selama musim penghujan wahana ini seringkali tidak operasional.
Supriyanto, 55, kepala bagian pembangunan menjelaskan, untuk menuju start water slide, pengunjung bisa naik tangga atau lif.
Pada bagian atas merupakan start dan di bagian bawah merupakan stopper atau titik berhenti. Di bagian tepinya ada pagar dan pengaman dilapisi matras. Lantai seluncurnya dari beton, permukaan atas dilapisi rumput sintetis.
“Konsep wahananya terinspirasi seperti yang ada di Korea Selatan. Material rumput sintetisnya dan papan water disk, juga kami datangkan dari Korea Selatan,” terangnya.
Tempat ini mulai dibangun pada Juli 2021 dan selesai akhir Desember 2023. Sebelum kemudian beroperasi, sejumlah uji coba dilakukan.
Salah seorang pengunjung dari Surabaya, yaitu Ema, 38, mengaku sudah tiga kali datang ke TamanK dan mencoba wahana ekstrem ini. Ema mengaku ketagihan, karena wahana ini memacu adrenalin.
“Saat meluncur dari water slide menyenangkan sekali, memacu adrenalin. Stres dan penatdari rutinitas sehari-hari jadi hilang,” katanya.
Bahkan saat di garis start di ketinggian 21 meter, pengunjung bisa menikmati panorama alam menawan.
Mulai Gunung Penanggungan, Arjuno, Ringgit dan Welirang. Juga hamparan persawahan dan sejumlah perkampungan.
“Selain happy, saya juga bisa menikmati panorama di sekelilingnya yang indah sekali. Pastinya senang sekali,” ucapnya tersenyum. (hn)
Editor : Achmad Syaifudin