Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Syahwara Feby Maharani, Peraih Juara Pertama Resensi Buku Nasional

Iwan Andrik • Senin, 10 Juli 2023 | 15:50 WIB

 

GEMAR MEMBACA: Syahwara Feby Maharani didampingi guru pembimbingnya, Eka Sugeng Ariadi di MAN 1 Pasuruan. Feby meraih juara pertama lomba resensi buku nasional yang digelar Perpustakaan Kementerian Agama RI.
GEMAR MEMBACA: Syahwara Feby Maharani didampingi guru pembimbingnya, Eka Sugeng Ariadi di MAN 1 Pasuruan. Feby meraih juara pertama lomba resensi buku nasional yang digelar Perpustakaan Kementerian Agama RI.

Hobi membaca membawa prestasi tersendiri bagi Syahwara Feby Maharani, 17. Pelajar kelas XI MAN 1 Pasuruan tersebut berhasil menyabet juara pertama pada ajang Bibliobattle 2023 yang digelar Perpustakaan Kementerian Agama RI. Beragam cerita menarik, mewarnai perjuangannya meraih prestasi tingkat nasional tersebut.

IWAN ANDRIK, Bangil, Radar Bromo

Buku berjudul The Psychology of Money, dipegangnya erat. Selembar demi selembar buku karangan Morgan Housel itu ia buka. Beberapa tulisan ada yang digarisinya. Ada pula yang distabilo warna. Itu semua dilakukan untuk menandai. Kata-kata yang perlu dipahami lebih dalam maknanya.

“Ada beberapa tulisan yang memang sulit saya pahami. Makanya saya beri tanda untuk saya cari pemaknaannya,” ungkap Syahwara Feby Maharani saat ditemui di MAN 1 Pasuruan, beberapa waktu lalu.

Feby–sapaan akrab Syawara Feby Maharani–mengakui, buku The Psychology of Money memiliki arti besar baginya. Dengan membaca dan memahami buku itu, dia berhasil meraih prestasi membanggakan. Yakni, juara pertama ajang Bibliobattle 2023 atau kompetisi meresensi buku secara lisan tingkat nasional.

Hasil manis itu benar-benar tak disangkanya. Maklum saja, persaingan meraih juara pertama begitu berat. “Pastinya senang dan bangga. Apalagi membawa nama daerah dan sekolah,” akunya.

Feby sendiri memang hobi membaca. Dia mulai membaca saat pandemi Covid-19 merebak pada 2020. Maklum, saat pandemi kegiatan banyak dilakukan di rumah. Selain bermain-main dengan handphone, tak banyak yang bisa dilakukannya. Dia pun bosan. Di sisi lain, orang tuanya sering memarahinya saat bermain dengan handphone saja.

Akhirnya, ia menjadikan buku sebagai pelarian. Mulanya dia membaca novel dan komik. Lambat laun, ia akhirnya tertarik membaca buku tentang astronomi, galaksi, dan isi lautan.

“Sehari saya bisa membaca 130 halaman,” kata putri dari pasangan Sujoko dan Yuyun Sundari tersebut.

Untuk membaca 130 halaman itu, ia menghabiskan waktu berjam-jam. Biasanya mulai pukul 08.00 hingga 12.00. Kegiatan membaca itu dilanjutkan malam, pukul 20.00 hingga 01.00.

Untuk mendukung hobinya, ia kerap menyisihkan uang jajan harian untuk ditabung. Lantas tabungan itu dibelikan buku yang jadi incarannya.

Hingga akhirnya, dia mendapat informasi digelar lomba resensi buku nasional pada 13 Juni 2023. Ia pun mendaftar pada 14 Juni 2023 sebelum batas akhir pendaftaran yaitu, 19 Juni 2023.

Lomba itu terdiri atas beberapa kategori. Mulai umum, mahasiswa, hingga pelajar. Feby tentu saja ikut kategori pelajar. Sementara pelaksanaannya digelar secara virtual pada 27 Juni 2023 di Bandung.

Untuk menghadapi lomba, Feby pun mencari referensi buku yang pas untuk lomba. Hingga akhirnya, buku The Psychology of Money menyita perhatiannya. “Saya membelinya di aplikasi jual-beli online,” tandas remaja asal Gajahbendo, Kecamatan Beji, ini.

Buku itu pun “dibedahnya.” Dia membacanya, bukan hanya sekali. Tapi sampai lima kali. Sesekali ia menggarisi kalimat yang tidak dimengerti. Serta mewarnai dengan stabilo kalimat-kalimat yang sulit dicernanya.

Untuk memahami kalimat yang diberi warna atau digarisi, dia pun mencari referensi di buku lain atau di internet. Ia juga berkonsultasi pada guru pembimbingnya, Eka Sugeng Ariadi. Dari situlah, ia akhirnya memahami isi buku tersebut.

Saat lomba berlangsung, ia pun mempresentasikan isi buku itu. Hingga pengumuman disampaikan, namanya ternyata didapuk menjadi juara pertama. Feby tentu saja kaget, namun juga senang.

“Pesaingnya kan banyak. Makanya, saya kaget juga bisa juara pertama,” aku kelahiran Pasuruan 5 Februari 2006 tersebut.

Guru pembimbing lomba resensi buku, Eka Sugeng Ariadi mengaku, Feby dipilih mengikuti lomba bukan tanpa alasan. Ia menilai Feby siswi yang unik. Karena sering membawa buku-buku baru.

Karena itu, saat ada lomba resensi, dia pun menjatuhkan pilihan kepada Feby agar mengikuti lomba. “Kebetulan, materinya juga pas. Tentang resensi buku,” timpalnya.

Apa yang diraih Feby, menurutnya, tentu membanggakan bagi lembaga. Sebab, prestasi yang diraihnya benar-benar melalui proses pembelajaran di kelas. “Harapan kami, ini bisa menjadi contoh bagi pelajar yang lain,” urainya. (hn)

Editor : Jawanto Arifin
#resensi buku #siswa berprestasi