Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Cerita Pegolf Muda Pandaan Raih 4 Trofi Turnamen Golf Jr di USA

Ronald Fernando • Sabtu, 27 Agustus 2022 | 17:30 WIB
ON FIRE: Achmad Fani Nazarrudin bersama trofi yang didapatnya dari turnamen golf junior di USA. (Dok. Pribadi)
ON FIRE: Achmad Fani Nazarrudin bersama trofi yang didapatnya dari turnamen golf junior di USA. (Dok. Pribadi)
Prestasi membanggakan diraih Achmad Fani Nazarrudin. Pelajar kelas XII SMAN 1 Pandaan ini, sukses jadi juara dan meraih empat trofi di enam tournament golf junior Internasional yang diikutinya di USA.

==========================

SENYUM mengembang langsung tergambar di wajah Achmad Fani Nazarrudin saat bertemu Jawa Pos Radar Bromo. Dengan ramah dan penuh semangat, remaja 17 tahun itu menceritakan pengalaman internasionalnya.

Pelajar kelas XII MIA III SMAN 1 Pandaan ini baru saja mengikuti sejumlah tournament golf junior di USA. Mulai Juli – Agustus. Ia pun tak sekadar ikut meramaikan. Tapi, berhasil mengukuir prestasi.

Yakni berhasil keluar sebagai juara ketiga pada FCG Global Cup, yang digelar 10-12 Juli. Dilanjut mengikuti tiga kejuaraan bergengsi lainnya. Yakni Hurricane Junior Golf Tour 25-26 Juli, NJPGA Junior Event 28 Juli dan NJPGA Junior Shootout Metuchen 8-9 Agustus. Di tiga kejuaraan jr terakhir, ia berhasil keluar sebagai juara pertama.

“Di USA, sejak 22 Juni – 14 Agustus atau sekitar dua bulan. Total ikut enam tournament golf junior internasional. Alhamdulillah 4 kejuaraan diantaranya, berhasil jadi juara. Juara pertama tiga kali, juara ketiga sekali,” terang remaja yang tinggal di Perum Batumas, Kecamatan Pandaan itu.

Di enam turnamen golf junior itu, Fani –sapaan akrabnya- ikut kelompok umur 16-18 tahun. Di sejumlah turnamen, rata-rata pesertanya berasal dari 50 negara.

Putra pasangan suami istri (pasutri) Faisol dan Erni Sativa itu sendiri, awalnya dapat infor ada kejuaraan golf junior di USA dari temannya. Dari situ, ia lantas mendaftar online pada Mei lalu. “Biaya pribadi dari orang tua. Persiapan khususnya, tiga bulan latihan rutin dan intensif. Sebelum berangkat ke USA ikut enam turnamen disana,” akunya.

Dari enam kejuaraan yang diikutinya, Fani mengaku, persaingannya cukup ketat. Dari Indonesia, Fani tak sendirian. Juga ada 10 atlet lain dari Jakarta. Sementara dari Jatim, ada tiga atlet termasuk dirinya.

“Pemenang hanya dapat trofi saja, tanpa ada bonus atau hadiah uang. Penilaianya dari skor, yang sedikit atau terendah berhasil menjadi juara,” terangnya.

Berkat prestasinya meraih empat titel juara dari empat turnamen yang diikuti, Fani pun mendapatkan beasiswa studi di California, USA. “Insya Allah saya ambil setelah lulus SMA nanti,” tuturnya.

Saat berada di USA, Sabtu (6/8) lalu, Fani juga sempat mengikuti tournament golf yang diselenggarakan oleh KBRI di New York. Ia mendapat longgest drive atau pukulan paling jauh dengan jarak 410 yards.

Bagi Fani, ajang turnamen golf di USA itu bukanlah kejuaraan internasional pertamanya. Sebelumnya, di 2019 lalu. Ia ikut tournament junior di Thailand dan Malaysia. Namun, dalam dua kesempatan itu, ia belum berhasil keluar sebagai juara.

Sementara untuk turnamen golf tingkan nasional, ia pun beberapa kali ikut ambil bagian. Mulai kejuaraan di daerahnya sendiri Pasuruan, Jakarta, Makassar, Bali, Surabaya, Semarang, hingga Jogjakarta. Ia langganan jadi juara.

“Kalau tingkat internasional saya ikuti selama ini, ya di USA kemarin berhasil juara. Kalau tingkat lokal, sudah seringkali juara,” ceritanya.

Bagi Fani, golf merupakan olahraga favoritnya. Ia sudah menggeluti golf sejak kelas IV SD. Kebetulan, ayahnya juga seorang pemain golf. Namun, bukan tercatat sebagai atlet resmi.

“Awalnya iseng-iseng saja, sering ikut ayah latihan. Setelah sering mencobanya dan latihan, akhirnya tertarik dan fokus menekuni olahraga ini sampai sekarang,” kenang Fani.

Fani sendiri, saat ini tergabung dalam klub golf Taman Dayu. Ia selama ini, latihan rutin di Taman Dayu golf hampir setiap hari. Dibawah asuhan pelatih Prapto, mantan pegolf nasional asal Malang.

Fani biasanya menyempatkan waktunya untuk berlatih, sepulang sekolah. Sehingga, golf tak mengganggu jam belajarnya. Orang tuanya juga cukup mendukungnya menekuni golf.

Saat ini, Fani juga tercatat menjadi atlet golf junior yang tergabung dalam Persatuan Golf Indonesia (PGI) Pengprov Jatim. “Sekarang masih junior, target selanjutnya ingin masuk timnas,” harapnya.

Bagi Fani, golf merupakan olahraga yang butuh konsentrasi tinggi. “Selain itu, harus bisa kontrol emosi. Juga felling yang kuat. Termasuk diimbangi latihan fisik seperti lari, bersepeda dan renang,” tutur remaja yang mengidolakan pegolf Naraajie Emerald Ramadhan Putra (dalam negeri) dan Bryson Dechambeau (luar negeri) itu.

Kepala SMAN 1 Pandaan Ariadi Nur Awal Lukito mengaku bangga atas prestasi yang diraih siswanya. “Dari sisi akademis ia juga baik, selama menjadi siswa di sekolah ini. Sosoknya pendiam, juga humble,” terangnya. (rizalsyatori/mie) Editor : Ronald Fernando
#golf pasuruan