Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Menikmati Wisata Edukasi Kebun Raya Purwodadi

Jawanto Arifin • Senin, 14 Maret 2022 | 23:20 WIB
TAMBAH PENGETAHUAN: Sejumlah pelajar berwisata sambil belajar di Rumah Kaca di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
TAMBAH PENGETAHUAN: Sejumlah pelajar berwisata sambil belajar di Rumah Kaca di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
WISATA edukasi bisa menjadi pilihan untuk rekreasi bersama keluarga. Tidak hanya memberikan hiburan, juga terdapat banyak pengetahuan. Sesekali bisa dicoba seberapa menyenangkan berwisata sembari belajar. Salah satu yang bisa menjadi jujugan adalah Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Kebun Raya Purwodadi, Desa/Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mudah dijangkau. Destinasi wisata edukasi ini berada di tepi Jalan Raya Surabaya-Malang. Bila dari Surabaya, perjalanan menuju lokasi ini mencapai sekitar 65 kilometer. Dari Malang, sekitar 24 kilometer dan dari Pasuruan 30 kilometer.

Lokasi ini merupakan salah satu dari lima Kebun Raya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Fungsi utamanya sebagai Balai Konservasi Tumbuhan yang bernaung di bawah dan bertanggung jawab kepada Pusat Riset Konservasi Tumbuhan Kebun Raya, Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati, BRIN.

Photo
Photo
ABADIKAN DIRI: Seorang wisatawan berpose di depan Rumah Kaca di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Kebun Raya Purwodadi juga menjadi destinasi wisata edukatif kawasan konservasi tanaman tropis di Jawa Timur. Beragam jenis tanaman yang hidup di dataran rendah kering tersedia. Dengan area seluas 85 hektare terdapat sejumlah koleksi tumbuhan.

Di antaranya, 191 suku, 933 marga, 5.981 nomor koleksi, dan 10.857 spesimen. Koleksi tumbuhan tersebut, seperti jenis anggrek, agave, bambu, polong-polongan, paku, pisang, dan tanaman obat.

“Pengembangan inovasi terus kami lakukan agar Kebun Raya Purwodadi, tetap menjadi pilihan keluarga berlibur. Terutama sebagai destinasi wisata konservasi tumbuhan,” ujar Plt General Manager Kebun Raya Purwodadi, Galendra Jaya.



Pengunjung bisa mengeksplorasi banyak hal untuk lebih mengenal konservasi tumbuhan dataran rendah kering di Indonesia. Galendra mengatakan, setiap tumbuhan sudah disertai dengan informasi detil. Mulai dari jenis sampai khasiatnya apa saja.

Belum lama ini inovasi dilakukan dengan menyediakan plant tag mengenai informasi tumbuhan. Sejauh ini, ada 500 unit plant tag yang diperbaharui menggunakan QR barcode.

Galendra mengaku juga harus mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, pengunjung bisa langsung mendapat informasi beragam tumbuhan dengan memindai QR code yang terkoneksi langsung dengan website Kebun Raya.

Photo
Photo
TAMAN TEMATIK: Sejumlah wisatawan menikmati keindahan sejumlah bunga di Taman Tematik Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

“Melalui inovasi plant tag, pengunjung bisa mendapatkan informasi mulai dari nama tanaman, jenis, famili, hingga manfaatnya. Ke depan, plant tag ini akan terus dikembangkan hingga mencakup seluruh koleksi tumbuhan di Kebun Raya Purwodadi,” jelasnya.

 

Rumah Kaca-Taman Tematik Jadi Jujugan

Tidak jauh dari loket masuk, pengunjung bisa melihat bangunan yang cukup ikonik di Kebun Raya Purwodadi. Rumah Kaca dan Menara Pandang.



Dua bangunan ini memiliki gaya konstruksi yang unik. Tak heran banyak pengunjung berlama-lama di sana. Tidak sedikit wisatawan yang memanfaatkan gedung ini sebagai latar belakang untuk berswafoto hingga prewedding.

Plt General Manager Kebun Raya Purwodadi Galendra Jaya mengatakan, area Menara Pandang dan Rumah Kaca, baru saja direvitalisasi. Interior dan eksteriornya ditata ulang. Serta, memperindah view dengan kolam air mancur dilengkapi instalasi lampu yang menyala pada malam hari. Termasuk adanya area bermain yang ramah bagi anak.

“Menara Pandang ini menjadi center point di Kebun Raya Purwodadi. Sekaligus tempat koleksi tumbuhan dengan lahan luas di area tersebut yang dapat digunakan untuk beragam aktivitas oleh pengunjung,” katanya.

Photo
Photo
RINDANG: Sejumlah pengunjung menikmati keasrian Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, dengan bersepeda. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

Selain dua tempat itu, pengunjung juga dapat mengunjungi taman tematik. Seperti Taman Obat, Taman Meksiko, Taman Buah Lokal, Taman Bougenville, Taman Akuatik, serta masih banyak lagi taman tematik menarik lainnya yang dapat dikunjungi.

“Tentunya berbagai macam taman tematik serta koleksi-koleksi tumbuhan dapat menjadi edukasi bagi pengunjung mengenai ilmu pengetahuan flora,” ujar Galendra.

Di Taman Akuatik misalnya, wisatawan bisa melihat langsung beragam jenis tanaman air. Seperti bunga seroja, bunga teratai, bunga melati, dan masih banyak lagi. Tanaman yang berada di Taman Akuatik merupakan sekumpulan tanaman air tergenang, tanaman air mengapung, tanaman air merendam sempurna, tanaman air campuran, dan tanaman tepi air.



Sedangkan Taman Bougenville, menjadi taman favorit wisatawan. Pemandangannya begitu indah. Terdapat bunga bougenville beraneka warna. Taman ini cukup asri dan nyaman dengan paduan bunga bougenville berwarna merah, merah muda, dan oranye. Cocok untuk menjadi latar foto dengan bunga penuh warna.

 

Tempat Nyaman Berolahraga

Berwisata ke Kebun Raya Purwodadi, yang begitu luas, tidak perlu khawatir kelelahan. Berbagai fasilitas bisa didapatkan untuk mengunjungi satu persatu pilihan tempat-tempat menarik.

Kebun Raya Purwodadi menyediakan beberapa sarana transportasi yang bisa disewa pengunjung. Seperti golf car, shuttle bus, sepeda, dan scooter.

Di antara berbagai jenis sarana transportasi itu, Plt General Manager Kebun Raya Purwodadi, Galendra Jaya, e-scooter paling banyak digandrungi wisatawan. Pengunjung dapat dengan bebas mengelilingi Kebun Raya Purwodadi, menggunakan e-scooter.

Dengan track perjalanan Kebun Raya Purwodadi yang rindang dan sejuk, membuat pengunjung dapat berkeliling dengan nyaman. Saat menyewa e-scooter pengunjung juga dilengkapi dengan helm scooter, sehingga dapat berkendara dengan aman.

E-scooter yang disediakan merupakan jenis scooter ramah lingkungan. Menggunakan energi listrik, sehingga tidak mengeluarkan emisi gas yang menyebabkan pencemaran udara. “Serta terdapat manfaat bagi tubuh saat memainkan e-scooter, seperti menjaga keseimbangan tubuh,” bebernya.

Galendra mengatakan, e-scooter dapat menarik minat masyarakat untuk mendatangi dan berekreasi di Kebun Raya Purwodadi. Alat transportasi ini memang fasilitas baru yang disediakan sejak Januari 2022. Jumlahnya ada 10 unit. Semua siap digunakan untuk mengelilingi Kebun Raya Purwodadi, yang luasnya mencapai 85 hektare.

“Saya mengharapkan ke depan dengan adanya e-scooter, dapat membantu mengurangi polusi udara, sehingga tercipta sektor wisata sehat dan ramah lingkungan,” ujar Galendra. (tom/rud) Editor : Jawanto Arifin
#wisata pasuruan #kebun raya purwodadi