------------------
LOKASI Kebun Stroberi Pancen Rejo, tidaklah sulit. Jaraknya tidak jauh di sisi barat Balai Desa Sapikerep. Akses transportasinya juga lumayan bagus. Sudah dirabat beton. Dapat dilalui menggunakan kendaraan bermotor. Baik roda dua maupun roda empat.
Namun, ketika menggunakan mobil, akan sedikit kesulitan ketika berpapasan dengan kendaraan lain. Sebab, jalan rabat beton itu lebarnya hanya sekitar 2 meter. Sehingga, disarankan menggunakan motor.
Perjalanan kendaraan bermotor sekitar 5 menit dari Jalan Raya Bromo, Desa Sapikerep, sudah bisa tiba di kebun stroberi. Dari tempat parkir pemandangan kebun stroberi seluas sekitar 2.500 meter persegi terlihat jelas. Pengunjung bebas memetik stroberi atau memakan langsung di kebun. Bila ingin membawa pulang sebagai oleh-oleh, harus ditimbang dulu. Satu kilogram stroberi, cukup membayar Rp 60 ribu.
Mengunjungi kebun ini, sangat cocok membawa anak-anak. Di sana mereka bisa belajar tentang tanaman stroberi dan cara memetik buahnya yang benar. Fasilitas di kebun stroberi tergolong lengkap. Di antaranya, ada tiga gazebo yang bisa menjadi tempat istirahat sambil menikmati keindahan alam sekitar kebun. Karena ketinggian kebun ini juga menyajikan pemandangan alam yang cukup menarik.
Selain itu, kebun stroberi ini sudah lengkap dengan fasilitas toilet. Ditambah cafe yang menyediakan makanan dan minuman.
Salah satu pengunjung kebun stroberi asal Kota Probolinggo Linda Pratiwi mengatakan, tidak sia-sia jauh-jauh ke Kebun Stroberi Pancen Rejo, Sapikerep. Karena, setiba di lokasi, rasa lelah hilang dengan pemandangan kebun stroberi cukup luas. Ia mengaku juga dapat memberikan edukasi tentang berkebun dan memetik buah stroberi kepada putrinya.
“Kebun stroberinya bagus. Meski musim hujan, ternyata banyak juga buah stroberi yang masih bisa dipetik. Anak saya juga bisa bermain di alam dan kebun stroberi ini. Jadi, selain berwisata segarkan pikiran, juga bisa menjadi edukasi buat anak,” ujarnya.
Tambah Wisata Cagar Budaya
Pemerintah Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, bakal terus mengembangkan Kebun Stroberi Pancen Rejo. Salah satunya bisa dilengkapi dengan wisata cagar budaya. Sebab, tepat di kawasan kebun stroberi, ditemukan bangunan kuno yang masuk cagar budaya unsur struktur klasik.
Kepala Desa Sapikerep Suwandi mengatakan, kebun stroberi ini mulai dikembangkan tahun kemarin. Melalui BUMDes, pihaknya menjadikan lahan aset desa sebagai destinasi wisata kebun stroberi. Karena, dari ketinggian dan cuaca sangat cocok untuk dijadikan kebun stroberi.
“Alhamdulillah, hasil pembangunan wisata kebun stroberi ini sudah dapat dikatakan berhasil. Buah stroberinya juga bagus. Kalau musim kemarau, buah stroberi jauh lebih besar dan bagus-bagus,” ujarnya, kemarin.
Suwandi mengaku berencana memperluas kebun stroberi ini. Termasuk, menjadikan wisata cagar budaya. Karena hasil tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur, ternyata bangunan kuno di kebun stroberi itu masuk kategori cagar budaya.
“Wisata kebun stroberi ini dikelola oleh BUMDes. Kami ingin juga mengangkat perekonomian warga melalui destinasi wisata di desa,” ujarnya. (mas/rud) Editor : Jawanto Arifin