ARIF MASHUDI, Leces, Radar Bromo
UNTUK mengunjungi wisata Rawa Tirta di Sumberkedawung, Kecamatan Leces, tidaklah sulit. Jaraknya hanya sekitar 1 kilometer dari jalan raya Leces.
Akses jalan yang dilalui pun cukup lebar dan beraspal. Kendaraan roda empat bisa mengaksesnya. Butuh waktu sekitar 7-10 menit untuk tiba di lokasi dari jalan raya Leces.
Saat Jawa Pos Radar Bromo berkunjung Rabu (30/12), sejumlah bocah tengah mandi di rawa tirta sisi barat. Memanfaatkan jembatan di sisi barat, mereka pun meloncat dan bergaya ke dalam air rawa tirta itu.
Di sisi timur, tersaji wisata air Ranu Tirta Sumberkedawung. Hamparan sumber air Rawa Tirta yang sudah bersih dari tumbuhan liar. Diperkirakan luasan rawa tirta itu sekitar 3 hektare.
Ketua Paguyuban Sadar Wisata Rawa Tirta Sumberkedawung Abdullah mengatakan, kawasan setempat belum genap sebulan dimanfaatkan jadi tempat wisata. Ide itu muncul dari pemuda-pemuda desa yang bernisiatif untuk menggali potensi Rawa Tirta menjadi tempat wisata.
”Kami pun membentuk Paguyuban Sadar Wisata Rawa Tirta. Ada sekitar 50 pemuda di desa ini yang terlibat dalam Paguyuban Sadar Wisata Rawa Tirta,” kata Abdullah.
Ketua RW 5 lokasi wisata Rawa Tirta Heri Agus Mardianto mengatakan, dulunya rawa tirta ini dikenal hanya tempat memancing. Hamparan Rawa Tirta dengan luas sekitar 10 hektare itu awalnya dipenuhi dengan tumbuhan liar eceng gondok.
Saat ini, rawa tirta yang sudah dibersihkan sekitar seluas 3 hektare. “Nanti konsep kami jangka panjang, bisa manfaatkan Rawa Tirta semuanya dengan luas sekitar 10 hektare,” terang pria yang juga sebagai pembina Paguyuban Sadar Wisata Rawa Tirta.
Heri menjelaskan, Rawa Tirta sangat potensi menjadi destinasi wisata. Tempat yang menjadi sumber air itu, tidak berpengaruh musim. Baik musim hujan maupun musim kemarau, kondisi air tidak pernah surut.
Ketinggian air pun tetap stabil di saat musim hujan. ”Kalau kondisi sekarang, kedalaman air hanya sekitar 1,5 meter. Orang dewasa berdiri biasa permukaan air hanya setinggi dada orang dewasa. Jadi tidak berbahaya,” terangnya.
Sementara itu, Bambang Kuscayo, pemuda setempat mengatakan, meski masih dalam tahap persiapan, sudah ada pengunjung yang datang. Mereka menikmati wisata air dengan perahu sampan, dan kano. ”Saat ini fasilitas wisata yang sudah kami miliki ada 10 unit kano dan 2 perahu sampan. Kami juga berharap nanti ada fasilitas perahu bebek-bebekan dan lainnya,” harapnya.
Dikatakan Bambang, rencana konsep jangka panjang, akan ada beberapa titik destinasi wisata. Mulai dari kolam anak, kolam mancing dan wisata permainan di atas air. ”Kami juga akan bangun titik spot selfie di tengah rawa tirta ini. Kemudian, nanti ada jalur pengujungi mengeliling rawa tirta menggunakan perahu sampan atau kano,” terangnya. (mie) Editor : Jawanto Arifin