Wujudkan Merdeka Senyum, Paiton Energy-POMI Kembali Gelar Operasi Bibir Sumbing di Hari Kemerdekaan

Jamaludin • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:09 WIB
OPERASI: Operasi bibir sumbing dan celah langit langit gratis di laksanakan di RS Rizani, Paiton. Tahap 4 ini, ada 14 anak yang dioperasi.
OPERASI: Operasi bibir sumbing dan celah langit langit gratis di laksanakan di RS Rizani, Paiton. Tahap 4 ini, ada 14 anak yang dioperasi.

PAITON, Radar Bromo–PT Paiton Energy-POMI kembali menggelar operasi bibir sumbing dan celah langit-langit, Minggu (16/8).

Operasi gratis yang memasuki tahap keempat ini diikuti  14 anak dari Kabupaten Probolinggo. Operasi dilaksanakan di Rumah Sakit Rizani Paiton.

Bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit langit ini diluncurkan pertama kali pada Agustus 2024.

Secara akumulatif, bakti sosial ini telah diikuti sebanyak 63 anak dari Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.

Bakti sosial tersebut merupakan keberlanjutan dari program Merdeka Senyum yang bertujuan membantu anak-anak dengan kondisi bibir sumbing dan langit-langit agar mendapatkan penanganan medis secara gratis.

Bakti sosial ini juga didukung oleh Yayasan Cleft Lip and Palate (CLP) Surabaya dan Smile Train Indonesia.

President  Director PT Paiton Energy, Fazil Erwin Alfitri, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui pilar CSR Paiton bErsiNERGY dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Pilar 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

“Operasi bibir sumbing gratis ini tidak hanya mengembalikan senyum fisik anak-anak kita, tetapi juga membuka jalan bagi mereka untuk tumbuh percaya diri dan menyongsong masa depan yang lebih cerah,” kata Fazil.

Baca Juga: Paiton Energy-POMI Dorong Kemajuan Rest Area Betek, Omzet Tembus Ratusan Juta

Dijelaskan Fazil, bagi Paiton Energy – POMI, memperingati HUT Kemerdekaan RI berarti memberikan kontribusi nyata yang memerdekakan masyarakat dari keterbatasan fisik dan sosial. “Sekaligus menjadi modal penting dalam pembangunan daerah dan nasional,” ujarnya.

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris yang hadir dalam kesempatan tersebut  mengatakan, operasi bibir sumbing ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Anak anak mendapat kesempatan untuk tumbuh dan menjalani hidup, tanpa merasa ada perbedaan.

“Melalui kegiatan ini, kemerdekaan hadir dengan memberikan senyum kepada anak-anak. Kita tidak hanya berbicara tentang operasi, tetapi juga tentang bagaimana setelah operasi ini tumbuh banyak harapan dan senyum mereka kembali terpancar,” katanya.

Sementara itu, direktur RS Rizani dr. Mirrah Samiyah, M.Kes mengapresiasi kepada para pihak yang telah memberikan kepecayaan kepada RS Rizani dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat melalui operasi bibir sumbing.

“Bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit langit ini telah memasuki tahap ke empat. Dengan support yang baik ini, mari kita bersama-sama untuk tidak menyerah. Kita memberikan semangat melalui jalur kemanusiaan,” ujar dr. Mia panggilannya.

Ketua Tim Medis Lobredia Zarasade dari Surabaya CLP Center menjelaskan, proses medis dan pendampingan kepada seluruh pasien tidak berhenti setelah operasi, tetapi berlanjut melalui tahapan perawatan sesuai kebutuhan masing-masing pasien.

“Penanganan celah bibir dan langit-langit memerlukan pendekatan yang komprehensif dan bertahap. Seluruh data pasien yang menjalani operasi dalam bakti sosial ini dicatat secara terintegrasi untuk mendukung perawatan lanjutan di tempat kami di Surabaya,” katanya.

Menurutnya, penanganan tidak berhenti pada tindakan bedah pertama, tetapi juga mencakup terapi wicara, perawatan ortodonti, hingga tindakan lanjutan apabila diperlukan.

“Seluruh layanan tersebut disiapkan secara gratis. Jarak yang relatif dekat antara Probolinggo dan Surabaya juga semakin memudahkan proses pendampingan secara bertahap,” jelasnya. (uno/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
operasi bibir sumbing pomi pt paiton energy hari kemerdekaan