SUKAPURA, Radar Bromo- Ratusan umat Hindu Suku Tengger memadati Pura Dharma Santhi di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Rabu (17/6), mereka merayakan Hari Raya Galungan. Perayaan hari suci yang melambangkan kemenangan dharma (kebaikan) atas adharma (keburukan).
Sejak pagi, sekitar 200 umat hadir mengenakan pakaian adat khas Tengger. Membawa berbagai banten atau sesaji berupa buah-buahan, sayuran, serta tumpeng yang akan dipersembahkan dalam rangkaian persembahyangan bersama.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Desa Sapikerep Rujiyanto mengatakan, perayaan Hari Raya Galungan tidak hanya dilaksanakan pada hari puncak. Tetapi telah diawali dengan sejumlah rangkaian upacara sejak beberapa hari sebelumnya.
Pada hari puncak, seluruh umat berkumpul di pura, bersembahyang bersama. Juga mempersembahkan sesaji kepada Sang Hyang Widhi Wasa, sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa untuk keselamatan dan kesejahteraan.
Rujiyanto menjelaskan, Hari Raya Galungan memiliki makna mendalam bagi umat Hindu. Yakni, sebagai momentum memperkuat keyakinan dan meningkatkan kedekatan spiritual kepada Sang Hyang Widhi Wasa.
“Harapan kami melalui perayaan Galungan ini, umat Hindu semakin dekat dengan Sang Hyang Widhi. Kami juga berdoa agar seluruh warga Indonesia diberikan kesehatan, kedamaian, serta semoga kondisi perekonomian Indonesia jadi semakin stabil,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Muhammad Fahmi