Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Paseban Sena Group Penuhi Kebutuhan Masyarakat: Dari Ballroom, Hotel & Restauran dan Kini Berkembang ke Unit Bisnis Retail Pangan hingga Kuliner

Evelyn Ridhayanti • Senin, 25 Mei 2026 | 07:10 WIB
MEGAH: Inilah bangunan Paseban Sena Ballroom, Hotel & Restaurant. Desain dan arsitekturnya begitu megah, historis, luas, dan berkelas. Menjadikan  Paseban Sena venue yang selalu diminati masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. (Foto: Istimewa)
MEGAH: Inilah bangunan Paseban Sena Ballroom, Hotel & Restaurant. Desain dan arsitekturnya begitu megah, historis, luas, dan berkelas. Menjadikan Paseban Sena venue yang selalu diminati masyarakat Probolinggo dan sekitarnya. (Foto: Istimewa)

 SELURUH masyarakat tahu, Paseban Sena merupakan bangunan yang paling megah, historis, luas, dan berkelas di wilayah Probolinggo. Didirikan oleh pasangan Ir. H. Budiarso dan Hj. Nunung Qudratillah (pemilik toko emas Nawawi) pada tahun 2013 lalu, satu-satunya bangunan modern namun berkesan klasik yang mengemas Ballroom, Hotel, dan Resturant dalam satu area ini, ternyata bukan satu-satunya lini bisnis yang dimiliki Paseban Sena Group.

Di bawah kendali CEO Paseban Sena dan Founder Kang Sayur Mirna Ayu Wulandhari, B.Bus., MIB, sebagai putri pertama keluarga Ir. H Boediarso,  Paseban Sena Group hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan terus mengembangkan unit bisnisnya ke retail pangan hingga kuliner tradisional sebagai TOP BRANDING yang dimilikinya.

"Awalnya kami melihat bahwa Kota Probolinggo ini belum memiliki ballroom yang representatif yang cukup besar dan bisa menampung banyak orang. Kami pun berkomitmen menyediakan gedung tersebut. Alhamdulillah, berdirilah Paseban Sena Ballroom. Bagi kami, ini bukan sekadar bangunan yang memiliki entitas sejarah namun menjadi saksi momen-momen penting bagi masyarakat Kota Probolinggo dan sekitarnya,” ungkap CEO Mirna Ayu.

Mirna Ayu Wulandhari, B.Bus., MIB. (CEO Paseban Sena Group & Founder Kang Sayur). (Foto: Istimewa)
Mirna Ayu Wulandhari, B.Bus., MIB. (CEO Paseban Sena Group & Founder Kang Sayur). (Foto: Istimewa)

 Paseban  Sena Ballroom, lokasinya strategis, tepat di jantung kota, Jl. Suroyo 50-52 Kota Probolinggo. Memiliki daya tampung mencapai 2.000 orang, Anda yang hendak memiliki acara, tak perlu sibuk lagi memikirkan menu yang akan disajikan. Gedung dan katering di sini sudah menjadi satu kesatuan, begitu praktis bagi mereka yang akan menggelar acara. Seperti resepsi pernikahan, seminar, pengajian, rapat, dan berbagai kegiatan lainnya.

“Memang, awalnya komitmen kami hanya membangun gedung untuk disewakan. Namun karena lahannya masih luas, kami kembangkan dengan membangun guest house sebagai sarana pendukung ballroom. Jadi, orang yang punya hajat sewa gedung di Paseban Sena, menginapnya di guest house ini," katanya.

Seiring perkembangannya, kebutuhan masyarakat semakin meningkat, guest house Paseban Sena sering menjadi tempat tinggal sementara bagi mereka yang sedang traveling maupun yang sedang melakukan perjalanan bisnis. Meski memiliki 20 kamar saja, guest house Paseban Sena akhirnya naik status menjadi Paseban Sena Hotel dengan 3 tipe kamar yang tawarkan, yakni Superior (King/Twin), Deluxe, dan Executive. 

Benar saja, kepercayaan publik memang lahir dari pengalaman konsumen yang terpuaskan.

TERUS BERGERAK: CEO Mirna saat berkonsolidasi dengan tim Paseban Sena. (Foto: Istimewa)
TERUS BERGERAK: CEO Mirna saat berkonsolidasi dengan tim Paseban Sena. (Foto: Istimewa)

 

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan meeting room, Paseban Sena Group kembali mengembangkan sayapnya dengan membangun unit bisnis yang diberi nama Bale Hinggil. Lokasinya juga strategis berada di tengah kota. Tepatnya, di Jl. Dr. Soetomo 48 – 50, Kota Probolinggo.

Sebagai bagian dari Paseban Sena, Bale Hinggil memiliki lima meeting room dengan kapasitas yang beragam, yaitu Singosari, Kahuripan, Pasundan, Janggala, serta ruangan terbesar, Majapahit, yang dapat menampung hingga 150 orang. Dengan pilihan ruang yang fleksibel, Bale Hinggil menjadi alternatif terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan meeting room sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan acara masing-masing.

Di bawah kepemimpinan CEO Mirna, Paseban Sena terus berkembang menjadi ekosistem layanan acara yang lengkap dan terintegrasi. Tidak hanya dikenal melalui persewaan gedung, hotel, dan restoran, Paseban Sena juga menghadirkan berbagai lini usaha pendukung untuk menjawab kebutuhan konsumen secara lebih menyeluruh.

Salah satunya adalah Paseban Sena Catering, yang melayani kebutuhan konsumsi untuk berbagai acara, mulai dari pernikahan, meeting, gathering, kegiatan keluarga, kantor, hingga komunitas. Keunggulannya, layanan ini tidak hanya tersedia di area Paseban Sena, tetapi juga dapat dipanggil ke rumah, kantor, atau lokasi pilihan konsumen, sehingga pelanggan tetap dapat menikmati sajian dan pelayanan khas Paseban Sena di mana pun acara berlangsung.

Untuk mendukung tampilan acara yang lebih modern, Paseban Sena menghadirkan Paseban Sena Multimedia dengan layanan utama berupa penyediaan layar videotron. Fasilitas ini dapat digunakan untuk menampilkan video, foto, materi presentasi, maupun visual panggung secara lebih mewah dan profesional, lengkap dengan dukungan operator serta tim pemasangan berpengalaman.

Melengkapi layanan tersebut, Paseban Sena juga mengembangkan Epic Organizer sebagai lini bisnis event organizer (EO) yang membantu perencanaan dan pelaksanaan acara.

Mulai dari konsep, rundown, koordinasi vendor, hingga pengelolaan teknis di hari pelaksanaan. Dengan layanan yang saling terhubung ini, Paseban Sena hadir sebagai solusi acara yang praktis, profesional, dan terintegrasi.

Mirna menceritakan, pernah suatu saat, di tengah keterbatasan social distansing masa pandemi tahun 2020 lalu, banyak kegiatan Paseban Sena yang ter-cancel.

"Di satu sisi, suplai sayuran dan buah kami ini datang langsung dari petani lokal, termasuk daging, telur, bumbu-bumbu dapur semuanya produk UMKM lokal.” 

“Kami tidak ingin lepas tangan tapi solusi apa yang bisa diambil untuk menyelamatkan produk petani agar tetap laku terjual? Dan jalan satu-satunya yang kami ambil adalah menjual buah dan sayur fresh tersebut dengan harga terjangkau secara online. Alhamdulillah, tak disangka, belanja online mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat," katanya.

Dalam perjalanannya, minat pelanggan semakin tinggi, semakin banyak pula kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. Alasan inilah yang kemudian membuat Paseban Sena Group membuka unit bisnis baru lagi, yakni swalayan Kang Sayur sebagai toko offline-nya. Sehingga stok produk jadi lebih bervariasi dan lebih banyak.  

RETAIL PANGAN: Beginilah suasana bisnis retail Kang Sayur. Mau sayar dan buah segar berkualitas Kang Sayur siap melayani kebutuhan dapur. (Foto: Istimewa)
RETAIL PANGAN: Beginilah suasana bisnis retail Kang Sayur. Mau sayar dan buah segar berkualitas Kang Sayur siap melayani kebutuhan dapur. (Foto: Istimewa)

 Swalayan Kang Sayur, berlokasi di Jl. Panglima Sudirman, tepatnya didepan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo. Di toko ini, bukan sekadar menyediakan kebutuhan dapur lengkap bahkan peralatan masak pun ada.

Perbumbuan produk dari dalam negeri dan luar negeri yang biasanya hanya ada di swalayan di kota besar, juga tersedia. Jangan heran, bila Kang Sayur menjadi jujukan utama belanja kebutuhan dapurnya para chef baik dari hotel, resto, maupun kafe-kafe untuk wilayah Probolinggo dan sekitarnya.

Nah, jalan setahun ini Paseban Sena Group juga resmi membuka Warung Makan Pak Niti Sudarmo, Jl. Raya Bromo No. 60 Sukapura, tepatnya di depan Kantor Pos Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Beragam menu masakan otentik Nusantara disajikan dengan harga terjangkau.

Hadirnya Warung Pak Niti tentu memberikan warna baru bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Bromo maupun turun yang dari arah Bromo.

Pelayanan yang ramah, bersih, ditambah suasana pedesaan yang cukup kental sengaja dikemas agar wisatawan merasa hommy. Apa lagi fasilitasnya lengkap. Ada musala, lahan parkir yang luas, dan toilet. Warung Pak Niti menjadi tempat transit yang nyaman bagi wisatawan.

“Kami Paseban Sena Group masih terus berproses dan terus belajar. Bisa berdiri sampai sejauh ini, tentu bukan hal mudah. Selain sistem manajemen, yang paling penting aset terbesar kami adalah tim Paseban Sena yang solid, dan menjaga tujuan bisnis yang memberikan kebermanfaatan,” ungkap CEO Mirna kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin. 

Harapan Itu Ada, Kalau Kita Terus Bergerak

Siapa sangka, Paseban Sena awalnya berjalan hanya dengan 14 personel, namun kini dengan 15 divisi dan unit bisnis di bawah Paseban Sena Group jumlahnya mencapai 100 karyawan. Sebagai seorang Master of International Business, Monash University, Melbourne - Australia, CEO Mirna mengaku ingin meruntuhkan gap antara atasan dan bawahan saat memimpin Paseban Sena Group. 

“Kami di sini sama-sama belajar. Ada kalimat yang selalu saya tekankan ke teman-teman: “Harapan itu ada, kalau kita terus bergerak.” Jangan berhenti. Jangan menyerah. Setiap proses adalah tantangan, pengalaman, pembelajaran. Kita sama-sama berharap, Paseban Sena ini adalah bisnis yang membawa kebermanfaatan,” lanjutnya lagi.

Menurutnya, generasi muda sekarang harus tangguh dan adaptif. “Dunia kerja sekarang tidak lagi mencari siapa yang pintar secara teori. Tapi siapa yang paling siap dan diterima oleh dunia industri. Jangan lupa untuk terus belajar agar upgrade diri relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. AI bukan sebuah ancaman tapi jadikan sebagai alat bantu untuk terus meningkatkan kualitas dan produktivitas diri.”

 

Unit Bisnis yang Dimiliki  Paseban Sena Group

1. Paseban Sena Ballrom, Hotel dan Restoran

2. Paseban Sena Catering (Unit Bisnis Layanan Catering Profesional)

3. Paseban Sena Multimedia (Unit Bisnis Penyewaan Videotron)

4. Bale Hinggil (Unit Bisnis Event dan Meeting Room)

5. Epic Organizer (Unit Bisnis Event Organizer)

6. Kang Sayur Probolinggo (Unit Bisnis Retail Pangan)

7. Warung Pak Niti (Unit Bisnis Kuliner Tradisional)

 

(el/fun/*)

 

Editor : Fandi Armanto
#gedung serbaguna #EO #paseban sena #probolinggo