Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jelang Libur Nataru, Pertamina Kencangkan Layanan Energi, Aktifkan Satgas Lebih Awal

Muhamad Busthomi • Kamis, 4 Desember 2025 | 04:16 WIB

 

 

PERSIAPAN LEBIH AWAL: Jajaran direksi Pertamina.
PERSIAPAN LEBIH AWAL: Jajaran direksi Pertamina.

PASURUAN, Radar Bromo-Menghadapi lonjakan mobilitas pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pertamina mengaktifkan Satgas Nataru lebih awal.

Satuan tugas ini bekerja penuh 24 jam untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan layanan energi lain aman di seluruh Indonesia.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut Satgas Nataru 2025 mulai berjalan sejak 13 November hingga 11 Januari.

Jadwalnya dimajukan dibanding tahun sebelumnya untuk mengantisipasi kenaikan mobilitas pada puncak arus 24–25 Desember, pergantian tahun, dan arus balik 2–4 Januari.

“Tujuan utamanya menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi energi, sekaligus memastikan masyarakat bisa berlibur dengan tenang,” ujar Baron.

Di sektor hulu, Subholding Upstream memperketat kesiapan fasilitas serah minyak mentah dan kondensat.

Sebanyak 22 titik serah via kapal dan 14 titik serah melalui pipa maupun angkutan darat telah dipastikan beroperasi normal.

Standar HSSE diperketat, dan personel siaga ditempatkan di seluruh wilayah produksi.

Di kilang, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyiapkan langkah antisipasi melalui pemeliharaan terencana dan sistem digital pemantauan kilang.

Semua data operasi dipusatkan di Command Center untuk mendeteksi gangguan secara cepat sebelum berdampak pada produksi.

Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga menegaskan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Seluruh jaringan distribusi nasional disiagakan: 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, dan 6.634 agen LPG.

Selain itu, Pertamina menambah layanan khusus Nataru, meliputi 1.866 SPBU Siaga 24 jam, 6.231 Agen LPG Siaga, 56 titik layanan BBM dan Kiosk Siaga, Layanan motoris BBM dan Bright Gas PDS untuk menjangkau pemukiman dan lokasi wisata, Serambi MyPertamina sebagai titik istirahat dan pusat informasi konsumen.

Di jalur laut, PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan 332 kapal tanker plus 12 kapal cadangan, lengkap dengan 338 tugboat.

Tiga prinsip dijalankan: kapal sesuai kebutuhan, sesuai spesifikasi teknis, dan beroperasi tepat waktu.

Di sektor gas, PT Pertamina Gas Negara menjaga kelancaran penyaluran untuk pelanggan rumah tangga, komersial, industri, hingga kelistrikan. Penyaluran bahan bakar gas untuk transportasi diprediksi naik 34 persen dan telah diantisipasi PGN Gagas.

Pertamina NRE menyiagakan pembangkit energi bersih berkapasitas terpasang 2,551 GW, sebagai bagian bauran energi nasional selama periode puncak konsumsi listrik.

Anak usaha Pertamina lainnya juga ikut menopang Satgas Nataru. Pelita Air Services menyiapkan 16 armada, termasuk dua pesawat baru, dengan tambahan kursi hingga 22,2 persen dan diskon tiket mulai 15 persen.

Di layanan kesehatan, Pertamedika IHC mengaktifkan 38 rumah sakit dan 66 klinik untuk pelayanan darurat. Stok obat, bank darah, dan ruang rawat disiagakan.

Layanan Hemodialisis Travelling dibuka di 11 RS untuk pasien gagal ginjal yang tetap membutuhkan terapi saat bepergian.

Sektor perhotelan melalui Patra Jasa menambah kebersihan dan keamanan di sembilan hotel yang dikelolanya, sambil menyiapkan program khusus liburan Nataru.

“Pertamina menjalankan Satgas Nataru untuk memastikan distribusi energi nasional berjalan lancar. Masyarakat cukup menggunakan energi secara bijak. Jika ada kendala, sampaikan melalui Call Center 135,” ucap Baron.

Pertamina menegaskan kembali komitmennya menjaga layanan energi sekaligus mendukung target transisi menuju Net Zero Emission 2060. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#libur nataru #layanan energi #satgas #pertamina