KRAKSAAN, Radar Bromo- Semangat hijau konservasi lingkungan menggema di Suaka Margasatwa Argopuro, Sabtu (22/11).
Dalam rangka HUT Pertamina ke-68, Komunitas Bergerak dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) turun langsung ke Taman Hidup Argopuro untuk melaksanakan aksi restorasi vegetasi di wilayah pegunungan Argopuro sembari menggelar edukasi ekowisata.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pertamina memperkuat konservasi sekaligus memastikan aktivitas wisata alam tetap lestari.
Siti Aisah, penanggung jawab komunitas PGN Hiker, menuturkan bahwa program ini merupakan bagian dari proposal sosial yang mendapat lampu hijau dari Pertamina.
Fokusnya jelas, menghijaukan kembali kawasan pegunungan serta menanamkan pemahaman ekowisata berkelanjutan kepada pengunjung/ pendaki.
“Pada pendakian Sabtu lalu, kami bersama warga Bremi melakukan penanaman sekitar seribu bibit pohon di jalur Bremi Argopuro. Dan kami lanjutkan dengan edukasi ekowisata ramah lingkungan. Menjaga bumi itu dimulai dari kebiasaan kecil, dari diri sendiri,” ujar Siti Aisah.
Tak berhenti di penanaman pohon, tim PGN juga bergerak memperbaiki navigasi jalur pendakian.
Sejumlah penanda baru dipasang di titik-titik yang rawan menyesatkan, terutama saat malam hari atau saat pendaki menjumpai jalur percabangan.
“Beberapa rute lama memang kurang terlihat. Penanda ini penting agar petualang pemula lebih aman,” imbuh Aisah.
Ia turut mendorong dan melakukan donasi dari PERTAMINA untuk memperbaiki dermaga Taman Hidup yang mulai lapuk. Menurutnya, keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian utama.
Kegiatan ini diikuti 16 anggota tim PGN dari Jakarta dan Surabaya. Awalnya mereka berencana menggelar program di Semeru, namun kondisi gunung serta pertimbangan otoritas taman nasional membuat arah kegiatan beralih ke Argopuro.
“Argopuro itu istimewa. Keanekaragaman hayatinya tinggi, dan Taman Hidup adalah ruang belajar alam yang sempurna bagi konservasi,” jelasnya.
Apresiasi datang dari banyak pihak. Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, memuji inisiatif Pertamina Group tersebut.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Harapannya berkelanjutan dan bisa menjadi teladan bagi komunitas pecinta alam lainnya,” katanya.
Senada dengan itu, perwakilan Balai Besar KSDA Jatim Resort Suaka Margasatwa Argopuro, Alfikrin Farhan N, menegaskan pentingnya menjaga kawasan Taman Hidup sebagai habitat bernilai tinggi.
“Kelestarian alam tidak bisa diserahkan hanya kepada pemerintah. Semua pihak harus terlibat.”, ujarnya.
Aksi ini juga dalam sejalan dengan tema HUT ke-68 Pertamina “Energizing Indonesia” dan “Kolaborasi Energi, Perkuat Dampak bagi Indonesia” dalam merawat hutan, memberdayakan masyarakat, dan memastikan Argopuro tetap menjadi surga alam yang lestari untuk generasi mendatang. (mu/mie)
Editor : Muhammad Fahmi