TIRIS, Radar Bromo-Seven Lakes Festival yang akan digelar pada 7–16 November 2025 di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, mendapat dukungan dari PT Paiton Energy bersama PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI).
Dukungan diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur di lokasi festival berupa pemasangan eco paving block ramah lingkungan.
Paving block ini dibuat dari limbah fly ash and bottom ash (Faba) yakni abu sisa pembakaran batu bara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang diolah menjadi bahan bangunan.
Hingga September 2025, Paiton Energy dan POMI telah menyalurkan lebih dari 160.000 unit eco paving block dari total kebutuhan 350.000 unit, atau setara dengan luas 8.140 meter persegi.
Selain itu, sekitar 600 ton material Faba juga digunakan sebagai alas pemasangan paving.
Proses distribusi masih berlangsung hingga akhir Oktober 2025 untuk memastikan seluruh kebutuhan infrastruktur festival terpenuhi.
Area penerima paving block Faba meliputi empat desa di Kecamatan Tiris. Yakni, Desa Segaran, Desa Tlogoargo, Desa Andungsari, dan Desa Ranuagung.
Berbeda dengan paving block konvensional, produk berbahan Faba tidak menggunakan pasir, melainkan memanfaatkan limbah Faba yang dicampur semen. Inovasi ini tidak hanya mengurangi potensi pencemaran lingkungan, tetapi juga menghasilkan produk konstruksi ramah lingkungan dengan mutu K200 ke atas, sesuai hasil uji Laboratorium ITS.
Program ini pun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Pada Juli 2025, Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris meninjau langsung proses pengolahan FABA di Ash Disposal Area Paiton Energy – POMI.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap praktik ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan yang dijalankan perusahaan.
Head of External Relations PT Paiton Energy, Bambang Jiwantoro, menegaskan bahwa pemanfaatan Faba menjadi eco paving block merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Pemanfaatan Faba tidak hanya fokus pada pengolahan limbah, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan, pembangunan berkelanjutan, serta kesejahteraan masyarakat melalui ekowisata dan ekonomi sirkular,” jelas Bambang.
Hal senada disampaikan Human Capital Facilities and Community Manager PT POMI, Rochman Hidayat.
Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa dan kawasan ekowisata. “Kehadiran Faba juga merupakan wujud dukungan kami terhadap Seven Lakes Festival,” ujarnya.
Kepala Desa Segaran, Budi Utomo, turut memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Paiton Energy – PT POMI dalam menyukseskan even seven festival.
“Atas nama Pemerintah Desa Segaran, kami mengucapkan terima kasih kepada Paiton Energy dan POMI atas dukungan ini. Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan dunia usaha, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pariwisata lokal. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” katanya
Seven Lakes Festival atau Festival 7 Ranu merupakan ajang budaya yang menghadirkan miniatur karnaval dengan beragam kegiatan, seperti penampilan seni, prosesi penyatuan tujuh mata air, lomba perahu naga, hingga glamping.
Festival ini bertujuan mengenalkan kekayaan budaya serta tradisi lokal, sekaligus mempromosikan potensi wisata alam Probolinggo kepada wisatawan dalam dan luar daerah.
Tujuh ranu di Kecamatan Tiris yang menjadi ikon festival ini meliputi Ranu Segaran di Desa Segaran, Ranu Betok di Desa Ranuagung, Ranu Agung di Desa Ranuagung, Ranu Merah di Desa Andungsari, Ranu Tlogo Argo di Desa Tlogoargo, Ranu Paleran di Desa Andungsari, dan Ranu Gedang di Desa Ranugedang. (uno)
Editor : Muhammad Fahmi