REJOSO, Radar Bromo-Bulan Ramadan 2025 dimanfaatkan PT. Cheil Jedang Indonesia untuk berbagi dengan sesama. Yakni menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan ke 5 Pondok Pesantren dan 2 Yayasan Yatim piatu di area sekitar Perusahaan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Khususnya anak-anak yatim dan santri yang kurang mampu secara ekonomi.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, perlengkapan sekolah untuk santri, serta santunan untuk anak yatim dan santri yang membutuhkan.
Selain itu, PT. Cheil Jedang Indonesia juga mengadakan kegiatan safari Ramadan sebagai bentuk silaturrahmi dan kebersamaan.
Pada Ramadhan tahun ini juga PT. Cheil Jedang Indonesia bekerja sama dengan Ponpes Al-Istiqomah melakukan Gebrakan Baru. Yaitu memberikan pelatihan welding dan grinding untuk para santri.
Di tengah permasalahan kurangnya lapangan kerja yang ada dan banyaknya pengangguran, program pelatihan ini hadir sebagai salah satu solusi untuk permasalahan tersebut.
Program ini bertujuan untuk membekali para santri dengan keahlian teknis yang dapat mereka gunakan di dunia industri maupun wirausaha mandiri. Juga menjadi pengetahuan baru yang belum di dapatkan sebelumnya.
Perwakilan Perusahaan PT CJI Indonesia, Mr. Justin Kim – Business Management Director menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta demi meningkatkan skill dan kreatifitas para santri.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan yang baik ini dengan mereka yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan berkah bagi semuanya,” tutur Mr Justin Kim.
Pengasuh Pondok Pesantren, KH. Muhammad Ikhsan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian PT. Cheil Jedang Indonesia. “Kami sangat bersyukur atas bantuan ini, yang tentunya sangat berarti bagi anak-anak di sini,” bebernya.
MelaluI kegiatan ini, PT Cheil Jedang Indonesia berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Terutama dalam mendukung kesejahteraan anak-anak yatim dan para santri Selama bulan Ramadan. (eka/mie)
Editor : Muhammad Fahmi