Hal ini diungkapkan Kepala BPS Kota Probolinggo Heri Sulistio. Bulan ini harga Pertamax turun dari 13.900 menjadi 12.800 per liter. Namun, turunnya harga Pertamax, ternyata tidak membuat harga komoditas lainnya mengalami penyesuaian.
Sejumlah harga komoditas pokok, seperti bawang merah, cabai merah, tomat, bawang putih, hingga cabai rawit, masih tidak berubah. Termasuk tarif angkutan umum dan bus juga masih tetap seperti saat ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Dimungkinkan kondisi ini terjadi karena harga jenis BBM lainnya, seperti solar dan Pertalite tetap sejak November lalu. Harga Pertalite tetap Rp 10 ribu per liter. Begitu juga dengan harga BBM jenis solar.
“Hingga pekan kedua Januari, belum tampak ada pengaruh penurunan BBM terhadap kenaikan harga. Bisa jadi karena yang turun cuma jenis Pertamax. Namun, kita tunggu saja sampai akhir Januari,” terangnya.
Kondisi ini perlu diwaspadai kemungkinan terjadinya inflasi. Terutama komoditas pangan dan emas. Dua komoditas ini merupakan komoditas dominan penyumbang inflasi atau deflasi.
“Waspada terhadap inflasi. Meski potensi deflasi juga ada. Terutama pangan dan emas. Kita tidak boleh memperkirakan, namun tetap perlu waspada,” ujar Heri. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin