Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Harga Bawang-Cabe Rawit Melejit, Pedagang-Pembeli Menjerit

Jawanto Arifin • Selasa, 5 Juli 2022 | 15:15 WIB
OMZET TURUN: Pedagang bawang di Pasar Besar Kota Pasuruan merasakan dampak kenaikan harga komoditas tersebut, yakni berkurangnya pembeli. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
OMZET TURUN: Pedagang bawang di Pasar Besar Kota Pasuruan merasakan dampak kenaikan harga komoditas tersebut, yakni berkurangnya pembeli. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Tidak hanya cabai rawit yang harganya melonjak. Komoditas bumbu dapur lain, seperti bawang merah, juga ikut naik. Bahkan, harganya terus melejit. Pedagang pasar pun menjerit karena omzet menurun.

Di Pasar Besar Kota Pasuruan, misalnya, harga cabai rawit selama dua pekan terakhir masih bertahan di kisaran Rp 100 ribu sampai Rp 120 ribu per kilogram. Padahal, harga normal biasanya hanya sekitar Rp 30 ribu per kilo. Kenaikan harga tersebut juga disusul dengan bawang merah yang sudah tembus Rp 75 ribu per kilogram.

Rifah, salah seorang pedagang, mengeluhkan naiknya harga dua komoditas itu. Sebab, semakin mahal, dagangannya juga semakin jarang dibeli orang. ”Pembeli sudah berkurang separo,” ungkap Rifah. Kalaupun ada yang beli, rata-rata konsumen mengurangi jumlah pembeliannya.

”Pembeli juga keberatan kalau beli terlalu banyak, sedangkan harga naik terus,” ujar Muslihah, pedagang yang lain.

Petugas Dinas Perdagangan Kota Pasuruan Septian Dwiputra mengatakan, hampir semua bahan pokok memang mengalami kenaikan harga. Kondisi itu selain dipengaruhi cuaca. Juga disebabkan momentum Idul Adha yang sudah tinggal beberapa hari. Karena itu, bukan hanya komoditas hortikultura yang harganya naik.

”Tetapi juga komoditas lain, seperti daging ayam dan telur,” ungkapnya.

Saat ini, harga daging ayam kampung dijual Rp 60 ribu per kilogram. Harga daging ayam broiler Rp 38 ribu per kilogram. Telur ayam ras Rp 27 ribu per kilogram. Permintaan konsumen saat hari besar cenderung meningkat. Sehingga memengaruhi harga jual komoditas di pasaran.



”Perkiraan kenaikan harga bahan pokok ini bisa terus terjadi hingga Hari Raya Kurban nanti,” jelas Septian. (tom/far) Editor : Jawanto Arifin
#harga cabai rawit #cabai mahal #harga bawang merah