PERMINTAAN baja ringan untuk pembangunan atau renovasi meningkat sejak diberlakukannya masa new normal. Hal ini selaras dengan fakta bahwa kini rumah tak lagi hanya sebagai tempat tinggal. Namun, juga sebagai tempat belajar dan bekerja.
Bisnis ini kemudian membaca peluang usaha di wilayah Kabupaten Probolinggo. Dipilihlan Toko Menara Jaya di Jalan Raya Sebaung-Gending sebagai mitra resmi Utomodeck Group dengan produk andalan Juragan Atap. Toko ini berada di RT 3/RW 6 Dusun Krajan, Desa Sebaung, Kecamatan Gending.
Peresmian dihadiri Founder Utomodeck Group Darmawan Utomo, Managing Director Utomodeck Group Anthony Utomo, dan Pemilik Toko Menara Jaya Herman Wibowo. Darmawan Utomo mengatakan, melalui program kemitraan, Juragan Atap menggunakan konsep outlet dengan dukungan direct factory. Yakni, seluruh produk diproduksi langsung dari pabrik, sehingga kualitas dan harganya terjamin 100 persen. Serta, berstandar sama dengan proyek-proyek nasional.
“Standarnya sudah nasional. Ada beberapa yang pernah ditangani Utomodeck Group. Di antaranya Istora Papua Bangkit, Bandara Hasanuddin Makassar, Bandara Syamsuddin Noor Kalimantan, dan masih banyak lagi,” katanya.
Managing Director Utomodeck Group Anthony Utomo mengatakan, potensi industri baja ringan bertumbuh. Memperkuat kemandirian ekonomi melalui UMKM di daerah-daerah. Dengan harga yang cukup ekonomis, produknya dapat dibeli oleh seluruh lapisan masyarakat. Kualitasnya terjamin dan tahan lama. Selain itu, hubungan kemitraan yang dibangun membuat usaha semakin berkembang.
“UMKM juga bisa eksis membangun industri baja ringan nasional. Kami pun mendukung semangat ini dengan meluncurkan lini usaha Juragan Atap. Lokasi pembukaan outlet Juragan Atap merupakan yang ke-5. Menyusul 4 kota terdahulu yang telah bermitra,” jelasnya ketika ditemui dalam peresmian outlet.
Produk-produk Utomodeck yang dipasarkan melalui outlet-outlet Juragan Atap, fokus pada produksi atap varian Bolt System. Di antaranya, genting metal, atap U575B, 1040, U9, U12, serta rangka baja ringan standar rumahan.
“Membangun Indonesia dimulai dari atap yang berkualitas. Terlebih untuk mendukung program pemerintah, yaitu pembangunan sejuta rumah di Indonesia, dibutuhkan produsen sekaligus distributor material berkualitas,” kata Anthony.
Pemilik Toko Menara Jaya selaku mitra Juragan Atap Herman Wibowo, optimistis terhadap pertumbuhan sektor industri baja. Ia mengatakan, sektor pembangunan berangsur-angsur membaik.
Menurutnya, hadirnya vaksin Covid-19 akan memperbaiki iklim ekonomi nasional. Karenanya, produk-produk yang diproduksi Utomodeck akan berkembang. Sebab, sudah terbukti memiliki banyak keunggulan, sehingga lebih mendapatkan tempat pada pasar baja ringan.
“Adanya outlet-outlet baru Juragan Atap di seluruh Indonesia, bakal menjadi rantai pasok dalam negeri, bahkan ASEAN. Akan memberi efek ganda bagi perekonomian Indonesia. Melalui peningkatan nilai tambah produk dalam negeri serta penyerapan tenaga kerja lokal,” tuturnya. (ar/adv) Editor : Fandi Armanto